Sekelompok anak jalanan ribut dengan warga di Jalan Teuku Umar Barat, Denpasar. (BP/istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Kericuhan terjadi di Jalan Teuku Umar Barat, Pemecutan Kelod, Denpasar Barat (Denbar), Sabtu (2/5). Sekelompok anak jalanan ribut dengan warga. Pemicunya, ada pria tidak dikenal mengusir anak jalanan itu karena minum minuman keras (miras) di TKP. Keributan tersebut berhasil dilerai oleh warga.

Kapolsek Denbar, Kompol Ni Wayan Adnyani Prabawati saat dikonfirmasi, Senin (4/5), membenarkan adanya kejadian itu. Setelah mendapat informasi peristiwa tersebut, anggota Polsek Denbar langsung ke TKP. Namun, kedua belah pihak yang ribut tidak ditemukan di lokasi kejadian. “Kejadiannya pukul 14.00 WITA. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan,” ujarnya.

Baca juga:  Penumpang di Penyeberangan Padangbai Masih Landai

Dari keterangan karyawan warung makan berinisial Kn, sekelompok anak jalanan tersebut sering beristirahat di TKP. Selama ini mereka tidak pernah adapermasalahan. Pada Sabtu pukul 14.00 WITA, saat mereka sedang istirahat, tiba-tiba dibangunkan orang yang tidak dikenal. Kala itu anak jalanan tersebut sedang mabuk.

“Terjadilah cekcok hingga terjadinya keributan. Karena kejadiannya di pinggir jalan, banyak orang melihat dan melerai keributan tersebut,” ujarnya.

Baca juga:  Mayat Orok Nyangkut di Sampah

Pada Minggu (3/5), pukul 09.00 WITA, Kn melihat anak jalanan tersebut berbelanja di depan TKP. Sementara, Mh menyampaikan saat itu ia selesai melayani pelanggan di warung sate miliknya. Tiba-tiba ia melihat ada keributan di sebelah warungnya. Sekelompok anak jalanan ribut dengan beberapa pengendara sepeda motor. Mh sempat ikut melerai agar situasi cepat kondusif.

Sementara, informasi yang diperoleh petugas di lapangan, pukul 13.00 WITA, beberapa anak jalanan selesai minum-minum beralkohol di TKP. Setelah minuman habis, mereka beristirahat. Datanglah orang tidak dikenal yang mengusir dan menarik anak jalanan tersebut untuk pergi dari TKP. Diduga orang tersebut risih melihat anak jalanan tersebut mabuk-mabukan.

Baca juga:  Akses Untuk Evakuasi Warga Sipil di Sievierodonetsk Tertutup

Terjadilah cekcok di lokasi kejadian. Bahkan, salah satu anak jalanan mabuk itu mengambil batu besar dan nyaris dipakai memukul orang tak dikenal itu. Sejumlah pengendara motor dan warga setempat melerai keributan tersebut. Anak jalanan tersebut langsung disuruh pergi dari TKP. (Kerta Negara/balipost)

BAGIKAN