Menyambut Perayaan Puncak HUT BPD Bali ke-60, Gubernur Bali, Wayan Koster bersama Perwakilan DPRD Bali, Bupati/Walikota se-Bali, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Kepala OJK Regional 8 Bali-Nusra, dan Direktur Utama Bank BPD Bali, melakukan toast minuman Arakbica sebagai wujud keseriusan Pemerintah Provinsi Bali di dalam memberdayakan petani arak tradisional lokal Bali sesuai pelaksanaan Peraturan Gubernur Bali Nomor 1 Tahun 2020 tentang Tata Kelola Minuman Fermentasi Dan/Atau Destilasi Khas Bali. (BP/Ist)

DENPASAR, BALIPOST.com – Gubernur Bali, Wayan Koster mengucapkan selamat kepada Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali yang sudah berusia ke-60 tahun saat menghadiri perayaan puncak HUT Bank BPD Bali di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya, Denpasar, Minggu (5/6). Gubernur Koster berharap BPD Bali semakin maju berinovasi, kreatif dan bisa bersaing dengan perkembangan jaman, khususnya di dalam memasuki persaingan antar lembaga keuangan negara, baik di Bali maupun nasional.

Gubernur Koster menekankan agar BPD Bali menjaga identitas budaya Pulau Bali dengan mengairahkan ekosistem produk lokal di Bali. Salah satunya mengajak pegawai BPD Bali untuk menggunakan busana berbahan Kain Tenun Endek Bali. “Sehingga ekonomi rakyat Kita di Bali seperti IKM dan UMKM-nya akan hidup, dan saya mendorong BPD Bali untuk terus bergerak di sektor ekonomi kerakyatan serta betul – betul menjadi pilar untuk memperkuat dukungan terhadap pembangunan Bali, sesuai slogannya Bank Pembangunan Daerah Bali,” tegas orang nomor satu di Pemprov Bali ini.

Mantan Anggota DPR RI 3 Periode dari Fraksi PDI Perjuangan ini juga menilai kinerja BPD Bali yang secara umum cukup baik. Terobosan juga sudah dilakukan oleh BPD Bali dengan meluncurkan online onboarding. Bahkan, BPD Bali pertama yang meluncurkan on-boarding dari 34 provinsi yang ada di Indonesia.

Baca juga:  Struktur Direksi dan Komisaris Lengkap, BPD Bali Diyakini Bisa Tingkatkan Kinerja

“Saya juga mengamati sistem layanannya semakin baik, dengan menerapkan teknologi digital, management juga semakin baik. Selain itu, saya juga melihat BPD kinerjanya dalam KUR sangat baik, bahkan terbaik di Indonesia, begitu juga komitmennya terhdap IKM dan UMKM di Bali. Contohnya semua pegawai BPD Bali menggunakan endek sekarang dan hal ini sangat sejalan dengan semangat saya, dimana saya sedang giat-giatnya mempromosikan produk lokal Bali,” ujar Gubernur Wayan Koster yang tercatat telah mengeluarkan Peraturan Gubernur Bali Nomor 99 Tahun 2018 tentang Pemanfaatan Produk Pertanian, Perikanan dan Industri Lokal Bali dan Surat Edaran Gubernur Bali Nomor 04 Tahun 2021 tentang Penggunaan Kain Tenun Endek Bali / Kain Tenun Tradisional Bali.

Gubernur Koster juga menilai kekurangan BPD Bali sebagai upaya untuk mengevaluasi kinerjanya untuk maju berinovasi, kreatif dan bisa bersaing. “Kalau melihat kekurangannya tentu masih ada, dari segi SDM-nya harus dilakukan rekrutmen pegawai secara kompetitif, seleksi yang lebih bagus. Karena SDM adalah salah satu tumpuan kekuatan dalam memajukan BPD Bali. Kemudian sistem pengelolaan juga harus terus diperbaiki dengan mengikuti perkembangan teknologi digital saat ini. Saya kira ini akan terus maju kedepan, suka tidak suka BPD harus berdaptasi, termasuk juga dari sisi permodalannya, harus memadai sesuai level BPD,” tegasnya.

Baca juga:  Aksi Sosial Peringati HPN 2022, IKWI-PWI Berbagi di Panti Tresna Werda

Gubernur Koster menceritakan semenjak ia menjadi Gubernur Bali sebagai pemegang saham, ia selalu hadir dan aktif karena. Hal ini dilakukan untuk mengimplementasikan pengetahuannya waktu di Badan Anggaran DPR RI selama 3 periode (13 tahun) menangani salah satunya Perbankan milik negara termasuk BUMN secara keseluruhan bersama BI dan OJK. “Jadi pengetahuan itu yang Saya terapkan sekarang dalam mendampingi jajaran BPD Bali, untuk itu Saya selalu hadir karena Provinsi Bali pemegang saham bersama bupati dan walikota di Bali,” tandasnya.

Ke depan, Gubernur Bali jebolan ITB ini berharap BPD Bali harus memiliki modal yang kuat, SDM yang bagus, sistem manajemen tata kelola yang bagus, hingga memiliki tampilan fisik (gedung) yang bagus.

Sementara itu, Direktur Utama Bank BPD Bali, I Nyoman Sudharma mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Provinsi Bali dan Kabupaten/Kota di Bali, sehingga BPD Bali bisa ikut berperan di dalam melaksanakan program yang diselenggarakan oleh Pemerintah di Bali. “Peran Bank BPD Bali di dalam pembangunan di Bali cukup tinggi juga, dilihat dari deviden yang dibagikan. Kami juga memberikan CSR salah satunya untuk penguatan desa adat, dimana kami turut mensuport pembangunan Gedung Majelis Desa Adat,” ujar Nyoman Sudharma.

Baca juga:  Dua Sopir di Padangbai Positif Narkoba

Selain utu, dikatakan bahwa BPD Bali juga hadir untuk menguatkan sektor UMKM di Bali dengan membuka langsung showcase UMKM di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. Di samping juga secara konsisten melakukan penyaluran KUR, dan mendukung pembiayaan UMKM Cluster, seperti garam tradisional lokal Bali yang diperjuangkan oleh Gubernur Bali. Hingga BPD Bali turut andil di dalam mempercepat penggunaan produk dalam negeri, serta aktif dalam program bisnis matching melalui e-market place, sehingga Bali dapat menjadi percontohan.

Perayaan Puncak HUT Bank BPD Bali ke-60 juga dihadiri langsung oleh Perwakilan DPRD Bali, Bupati/Walikota se-Bali, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Trisno Nugroho, Kepala OJK Regional 8 Bali-Nusra, Giri Tribroto, dan Direktur Utama Bank BPD Bali, I Nyoman Sudharma dengan menggunakan busana berbahan Kain Tenun Endek Bali. (kmb/balipost)

BAGIKAN