Dinda Amartya (tengah). (BP/Ist)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Badung menyiapkan 16 pebulu tangkis porprov, terdiri atas pemain putra (8) dan pemain putri (8). Jumlah tersebut merupakan hasil saringan tahap kedua, dan sebelumnya pada tahap pertama, tim Porprov Badung bermaterikan 20 pemain?

Pelatih tim buli tangkis porprov Badung Made Wijaya, di Badung, Jumat (22/4), menjelaskan, pihaknya melakukan penciutan atlet yang awalnya 20 pemain, terdiri atas putra (10) dan putri (10). “Kami belum bisa menentukan tim definitif, sebab harus menunggu keputusan Pengprov PBSI Bali, utamanya menyangkut batasan umur yang bisa turun di porprov,” ujarnya.

Baca juga:  Kemenhub Siapkan Tiga Skema Rekayasa Lalintas

“Kami menerima informasi rakat pengurus PBSI Bali membahas batasan usia pebulu tangkis, pada Minggu (24/4),” sambung Made Wijaya.

Dikemukakan, pihaknya masih menunggu kuota dari KONI Badung, dan jika dianggap masih lebih, bisa dipastikan akan dilakukan pemangkasan atau degradasi atlet lagi. “Para lebulu tangkis sudah menjalani pemusatan latihan, di GOR Kerobokan, untuk sementara latihannya cuma Minggu,” katanya.

Bahkan, atlet senior seperti Made Deya Surya Saraswati, Ayu Garry Luna Maharani, dan Komang Arya masih dilibatkn dalam latihan sebagai sparring. “Kami masih menunggu kelutusan apakah pemain yang dipakai porprov U-21,?” tanya dia. Para atlet skuad porprov Badung bakal diterjunkan pada Kejurkab Bulu Tangkis Badung, Mei 2022. Pasca kejurkab akan silanjutkan event kejurprov hingga menuju kejurnas.

Baca juga:  Digilas Tronton, Pengendara Motor Tewas

Ia mengakui, di sektor putri andalannya bertumpu pad Dinda Sayu Murni, Dinda Amartya, serta Made Deko Setia Atmaja di bagian putra. “Kalau batasan usia diterapkan U-21, konsekuensinya banyak regenerasi dan peremajaan atlet,” ucapnya. Karena itu, peta kekuatan juga berubah dan sulit diprediksi juaranya. Kendati demikian, Made Wijaya tetap optimis tim bulu tangkis Badung tetap mematok gelar juara umum, sebagaimana porprov Bali XIV/2019, di Tabanan, Badung memyabet 5 emas, dari total 7 emas yang diperebutkan.

Baca juga:  JBT Siapkan Lajur Khusus Rombongan VVIP IMF-WB

Rasa optimis itu disampaikan Made Wijaya, mengingat atler asuhannya Dinda Amartya sedang berlatih di klub PB Samrok Jakarta. “Dinda Amartya kini duduk bangku kelas 3 SMP, dan dia bergabung di klub PB Samrok sejak SD, kemungkinan Dinda absen di kejurkab,” terangnya. (Daniel Fajry/Balipost)

 

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA *