Tangkapan layar peta zona risiko penyebaran COVID-19 di Indonesia. (BP/iah)

DENPASAR, BALIPOST.com – Pada Minggu (12/9), sejumlah peristiwa terjadi. Berikut lima berita yang menjadi atensi pembaca Balipost Online. Ini, cuplikan peristiwa dan link yang bisa diklik untuk membaca lebih detilnya.

1. Tambah Baik! 3 Kabupaten di Bali Sandang Zona Kuning

DENPASAR, BALIPOST.com – Bali yang menjalani pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Level 3 hingga Senin (20/9), menunjukkan perbaikan kondisi penyebaran COVID-19. Pada evaluasi zona risiko penyebaran COVID-19 per 12 September yang dirilis Kamis (16/9) di websites Satgas Penanganan COVID-19 Nasional, terjadi perbaikan dibandingkan sepekan sebelumnya.

Dari data, zona Bali kini ada dua, yaitu Orange dan Kuning. Meski pun, masih ada 6 zona orange, tapi terdapat 3 kabupaten yang geser ke kuning. Sepekan sebelumnya, sembilan kabupaten/kota di Bali merupakan zona orange.

Baca juga:  Penganiayaan Berat, Seorang Karyawati Nyaris Tewas

Selengkapnya baca di sini

2. Kasus Data Meninggal COVID-19 di Denpasar Tak Valid, Polresta Segera Gelar Perkara

DENPASAR, BALIPOST.com – Penyelidikan kasus data meninggal pasien Covid-19 tak valid terus dikebut penyidik Satreskrim Polresta Denpasar. Bahkan Kasatreskrim Polresta Denpasar Kompol Mikael Hutabarat mengerahkan setengah penyidiknya menangani kasus ini.

Penyidik secepatnya melakukan gelar perkara kasus ini, untuk menentukan diproses lanjut atau tidak. “Menangani kasus ini saya sampai bagi dua penyidik yang ada di Satreskrim Polresta Denpasar. Sebagian khusus menangani kasus COVID-19 ini dan setengahnya lagi memproses kasus lainnya,” tegas Kompol Mikael, didampingi Wakasat AKP Wiastu Andrie Prajitno, Kamis (16/9).

Selengkapnya baca di sini

3. Harga Anjlok, Peternak Ayam Petelur di Getasan Merugi

Baca juga:  Gunung Agung Awas, Pura Besakih Tak Pernah Sepi Pemedek

MANGUPURA, BALIPOST.com – Perternak ayam petelur di Desa Getasan, Kecamatan Petang, Badung merugi lantaran harga harga telor anjok. Saat ini harga telor ayam 1 kg telor mencapai Rp 19 ribu. Namun, jika dihitung kerat sekitar Rp 30 ribu sampai Rp 33 ribu.

Peternak ayam petelur asal Desa Getasan, Kecamatan Petang Badung, I Nyoman Rajendra saat ditemui Kamis (16/9) mengakui, anjloknya harga telur terjadi dari minggu pertama bulan Agustus 2021. “Kalau harga telur sampai dibawah Rp 35 ribu /1krat. Kami di peternak sudah tidak dapat apa. Karena tidak menutupi biaya pakan yang harganya terus naik sekarang saja harganya Rp 355 /sak atau 50 kg,” ujarnya.

Selengkapnya baca di sini

4. Kasus COVID-19 Baru Makin Landai, Korban Jiwa Masih Tambah Belasan

Baca juga:  Ganti Rochineng, Wisnu Wijaya Jabat Plh Bupati Gianyar

DENPASAR, BALIPOST.com – Pada Kamis (16/9), jumlah kasus COVID-19 baru di Bali makin melandai. Pada hari ini, tambahannya ada di seratusan orang.

Korban jiwa akibat penyakit ini juga masih bertambah. Jumlahnya masih mencapai belasan orang.

Selengkapnya baca di sini

5. Kantor Pengacara Dilempar Molotov

DENPASAR, BALIPOST.com – Kantor pengacara LBH HPP PETA di Jalan Pidada XIII, Ubung, Denpasar Utara, Kamis (16/9) dilempar molotov. Akibat kejadian itu kaca depan kantor pecah dan untungnya api cepat dipadamkan.

Terkait kejadian ini, Jhon Korassa Sonbai mengatakan, dari kesaksian tetangganya, peristiwa ini terjadi sekitat pukul 00.30 Wita. Pelaku diduga dua pria tidak dikenal naik sepeda motor. “Mereka berboncengan naik sepeda motor matic,” ungkapnya.

Selengkapnya baca di sini

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA *