Gempabumi dengan magnitudo 3,5 mengguncang Karangasem pada Minggu (1/2) pukul 21.29.11 WITA. (BP/Istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Gempabumi dengan magnitudo 3,5 mengguncang Karangasem pada Minggu (1/2) pukul 21.29.11 WITA.

Dikutip dari rilis BMKG, gempa ini episenternya terletak pada koordinat 8,49° LS; 115,66° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 22 km Tenggara Karangasem, Bali pada kedalaman 9 km.

Menurut Kepala Balai Besar MKG Wilayah III Denpasar, Cahyo Nugroho, SE, S.Si, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif di dasar laut. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan sesar naik dengan kombinasi mendatar (oblique thrust fault).

Baca juga:  Pemotor Tak Sadarkan Diri Usai Terpental 7 Meter

Dampak gempabumi berdasarkan laporan masyarakat berupa guncangan dirasakan di wilayah Kab Karangasem III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu). Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut.

Hingga pukul 21.43 WITA, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock).

Ia meminta masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenaranya. Agar menghindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. “Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah,” sarannya. (Diah Dewi/balipost)

Baca juga:  Bulan Bahasa Bali, Ini Jadwalnya
BAGIKAN