Tim voli pantai PON Bali berlatih di Bali Beach Sanur. (BP/ist)

DENPASAR, BALIPOST.com – Bali meloloskan tim voli pantai yang diperkuat Made Vandim Sanjaya Putra bersama Ketut Ardana. Selama TC sentralisasi, mereka berlatih di Pantai Bali Beach. Hanya, kendalanya saat ini angin bertiup sangat kencang, sehingga latihan harus disiasati dan memilih pagi hari.

Pelatih voli pasir Wayan Indrawan, di Denpasar, Selasa (31/8) menyatakan, saat ini musim layang-layang dan tiupan angin cukup kencang, baik siang maupun sore hari. “Jadi, kami putuskan latihan pagi hari, sedangkan siang dan sorenya berlatih penggenjotan fisik,” ungkapnya.

Baca juga:  Pelaku Perjalanan di Gilimanuk Keluhkan Kuota dan Tunggu Hasil Tes GeNose hingga 3 Jam

Dikemukakan, latihan fisik juga biasa di pantai, sedangkan latihan tambahan penguatan memilih di gym. “Kami bersyukur pola permainan Vandim dan Ardana makin solid dan padu,” tuturnya. Cuma, kendalanya selama ini mereka belum melakukan try in maupun try out.

“Saya kira hampir seluruh tim dari berbagai provinsi tidak melakukan latih tanding, mengingati situasi pandemi covid-19,” kilahnya. Sebelumnya, Vandim dan Ardana berlatih di Nusa Lembongan, yang juga dipakai pemusatan latihan pebola voli pantai tim tuan rumah Papua. “Papua menurunkan dua tim putra dan dua tim putri,” ujarnya.

Baca juga:  Vaksin AstraZeneca yang Dihentikan Penggunaannya Tidak Didistribusikan ke Bali

Bahkan, tim asal Bumi Cendrawasih ini, persiapannya sangat matang, sebab mereka berlatih di Nusa Lembongan dua tahun. “Sementara, persiapan tim Bali hanya dua bulan,” jelas Indrawan. Kendati demikian, pihaknya tetap optimis merebut medali. Apalagi, Vandim berpengalaman pada PON, di Jabar (2016) yang berpasangan bersama Juniarta.

“Saya optimis sebab tim voli pantai Bali, dua kali merebut medali perak, pada PON di Kaltim 2008 dan di Riau 2012,” cetusnya. Pelatih Indrawan menyumbanh perak bersama Juniarta dpalei Riau. Sedangkan pasangan Kalepo/Eka Yoga merebut perak di Kaltim. “Saat berlatih di Nusa Lembongan, kami juga sering beruju coba melawan tim Papua, tetapi tidak secara resmi karena tanpa wasit,” beber Indrawan.

Baca juga:  Pura Manik Api Kemoning Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp 1 Miliar

Yang membuat Indrawan optimis, karena Ketut Ardana berpengalaman merebut medali emas, di ajang Popnas. Malahan, Ardana juga sempat masuk skuad Timnas Merah Putih, dan meraih medali perunggu pada Kejuaraan Dunia 4×4 di Qatar. (Daniel Fajry/balipost)

 

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA *