Pemakaman pasien COVID-19. (BP/Istimewa)

BANGLI, BALIPOST.com – Jumlah pasien COVID-19 di Kabupaten Bangli yang dilaporkan meninggal dunia terus bertambah. Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Bangli mencatat total jumlah pasien COVID-19 yang meninggal telah mencapai 113 orang karena adanya tambahan 3 pasien meninggal.

Untuk menekan penyebaran kasus COVID, masyarakat terus diingatkan untuk jangan pernah mengabaikan protokol kesehatan. Meski sudah menjalani vaksinasi.

Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Bangli I Wayan Dirgayusa, Rabu (26/5) menyebutkan angka kematian akibat kasus COVID-19 di Kabupaten Bangli bertambah tiga orang pada Rabu (26/5).

Baca juga:  BEM Unud Gelar Aksi Dukung Keutuhan NKRI

Pasien pertama berasal dari Desa Tamanbali Kecamatan Bangli. Pasien perempuan 74 tahun itu meninggal di Ruang Iso Wing.

Sedangkan pasien kedua, yakni pria berusia 82 tahun, warga Desa Demulih. Pasien dengan diagnose COVID-19 dengan gejala kritis itu meninggal di ruang ICU RSU Bangli.

Pasien ketiga juga dari Desa Demulih. Pasien juga meninggal saat dalam perawatan di RSU Bangli.

Baca juga:  Tiga Zona Orange Sumbang 63 Persen Kasus COVID-19 Baru

Selain pasien meninggal, Dirgayusa juga menyebut terjadi tambahan 3 kasus positif COVID-19 pada Selasa (25/5). Sedangkan yang sembuh bertambah 1 orang.

Sedangkan tambahan kasus per Rabu (26/5) sebanyak 10 kasus, kesembuhan bertambah 7 kasus, dan yang masih dirawat 45 orang.

Kadiskominfosan Kabupaten Bangli itu kembali mengimbau kepada seluruh masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Walaupun kegiatan masyarakat sudah kembali mulai berjalan seperti normal, jangan sekali kali abaikan prokes. “Saya ingatkan sekali jangan abaikan prokes. Walau sudah divaksin, prokes tetep harus dilaksanakan. Vaksin itu bukan obat, jangan sampai keteledoran tentang prokes menjadi penyesalan,” kata Dirgayusa. (Dayu Swasrina/balipost)

Baca juga:  Empat Kali Pecah Rekor di PPKM Darurat, Peta Zona Risiko Bali Memburuk
BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA *