I Dewa Gede Rai. (BP/Istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Warga di Kota Denpasar yang meninggal karena tertular COVID-19 lagi-lagi bertambah. Hampir tiap hari, Denpasar melaporkan warga meninggal karena penyakit yang disebabkan virus ini.

Jumlah warga meninggal pada Jumat (7/5), mencapai 2 orang. Pasien pertama merupakan seorang perempuan usia 46 tahun yang berdomisili di Kelurahan Kesiman. Sedangkan pasien kedua merupakan seorang laki-laki usia 58 tahun yang berdomisili di Kelurahan Serangan.

Sementara itu, pasien sembuh bertambah melampaui penambahan kasus positif. Kasus sembuh sebanyak 53 orang sedangkan kasus COVID-19 baru sebanyak 41 orang.

Baca juga:  Dua Pekerja Asal Jatim Baru 3 Minggu Datang ke Denpasar Positif COVID-19

“Masih terjadinya penularan COVID-19 saat ini harus menjadi perhatian serius bagi kita semua,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai.

Berdasarkan data, secara kumulatif kasus positif tercatat 14.397 kasus. Dari jumlah itu, angka kesembuhan pasien COVID-19 di Kota Denpasar mencapai angka 13.677 orang (95,00 persen), meninggal dunia sebanyak 328 orang (2,28 persen) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan sebanyak 392 orang (2,72 persen).

Baca juga:  Segini, Anggaran Dikeluarkan Pemkot Denpasar untuk Tes COVID-19

Dewa Rai mengajak seluruh masyarakat untuk waspada dan tidak lengah atas perkembangan kasus saat ini. Terlebih lagi saat ini adanya mutasi COVID-19 dengan varian baru.

“Jangan mengurangi kewaspadaan, titik-titik lengah kemungkinan menyebabkan tingkat kasus COVID-19 di Denpasar meningkat, jadi intinya kapanpun dan dimanapun harus tetap waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, terlebih saat ini virus sudah bermutasi,” imbuhnya.

Melihat perkembangan kasus ini, Dewa Rai kembali mengingatkan agar semua pihak ikut berpartisipasi untuk mencegah penularan COVID-19. “Hindari kerumunan, selalu gunakan masker dan sesering mungkin mencuci tangan setelah melakukan aktivitas, selain itu mari bersama terapkan 3 M (menjaga jarak, menggunakan masker dan mencuci tangan),” kata Dewa Rai. (Asmara putera/balipost

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

Captcha *