Relawan dan kerabat bersiap untuk mengkremasi jenazah orang yang meninggal akibat penyakit virus corona (COVID-19), di tempat krematorium di desa Giddenahalli di pinggiran Bengaluru, India, Minggu (2/5). (BP/Ant)

LONDON, BALIPOST.com – Para ilmuwan dan dokter di Inggris telah merekomendasikan bahwa satu versi varian virus corona yang pertama kali ditemukan di India, yang dikenal sebagai B.1.617.2, ditetapkan sebagai “varian yang menjadi perhatian.” Sebab, tampaknya telah menyebar lebih cepat di Inggris daripada varian lainnya, kata BBC dikutip dari Kantor Berita Antara.

Untuk itu pejabat Inggris akan mengeluarkan peringatan tentang salah satu varian virus corona baru yang pertama kali ditemukan di India sebagai “varian mengkhawatirkan.” Karena bukti bahwa virus varian itu menyebar lebih cepat dibandingkan jenis awal virus corona.

Baca juga:  Berlaku Seluruh Indonesia, PPKM Mikro Diperpanjang Lagi untuk Optimalkan Penanganan COVID-19

Virus corona varian asli India, B.1.617, pertama kali terdeteksi pada Oktober tahun lalu, tetapi Badan Kesehatan Masyarakat Inggris (Public Health England/PHE) telah mengkategorikan tiga subtipe berbeda. Ketiga subtipe itu memiliki mutasi yang sedikit berbeda antara satu sama lain.

Meskipun varian B.1.617.2 tampaknya dapat ditularkan seperti varian Kent yang memicu sebagian besar gelombang COVID-19 kedua di Inggris, tidak ada bukti bahwa varian itu kebal terhadap vaksin yang ada saat ini, kata BBC, yang mengutip seorang narasumber.

Baca juga:  Hari Ini, Tambahan Pasien Sembuh di Bali Lebih Banyak dari Kasus Baru Positif COVID-19

Varian lain virus corona yang menjadi perhatian termasuk varian yang pertama kali diidentifikasi di Kent, Inggris tenggara serta di Afrika Selatan dan Brazil.

Public Health England (PHE) mengatakan bahwa data mingguan varian virus corona di Inggris, yang telah jatuh tempo pada Kamis (6/5), ditunda karena “masalah pemrosesan”. Namun, Guardian mengatakan bahwa pembaruan data mingguan tersebut ditunda karena pemilihan umum lokal. (kmb/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

Captcha *