dr. I Nyoman Gunarta, MPH. (BP/Istimewa)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Badung membenarkan adanya temuan kasus COVID-19 varian dari Afrika Selatan di Gumi Keris. Adanya varian Afrika Selatan ini diketahui setelah rapat via zoom, Sabtu (1/5).

Kepala Dinas Kesehatan dr. I Nyoman Gunarta didampingi Kabag Humas, Made Suardita saat dimintai keterangan, Selasa (4/5) menerangkan hasil rapat ditindaklanjuti dengan penelusuran epidemiologi (PE) oleh tim gabungan Kemenkes, Dinkes Provinsi Bali, Dinkes Badung. “Serta dilanjutkan dengan pengambilan sample serum pada kontak erat yaitu keluarga besar warga Badung tersebut,” ujarnya.

Baca juga:  Badung Tambah 11 Positif COVID-19, Klaster Ini Masih Tambah Kasus

Dijelaskan, pasien yang dirawat di RS Sanglah dan akhirnya meninggal itu juga mengidap penyakit penyerta. “Pada saat bersamaan kakak kandung yang bersangkutan juga dirawat di RS Sanglah, karena COVID-19. Astungkara kakak yang bersangkutan sembuh dan sehat sampai sekarang,” terangnya.

Sayangnya, mantan Dirut RSD Mangusada ini enggan membeberkan identitas dari pasien yang mengidap varian baru COVID-19 itu. Namun, berdasarkan informasi yang diperoleh, pasien disebut-sebut berasal dari Desa Darmasaba, Abiansemal, Badung.

Baca juga:  Bangli Laporkan Kasus COVID-19 Baru, Desa Ini Kembali Tambah Warga Terjangkit

Kendati demikian, dr Gunarta menerangkan pada saat pasien tersebut dirawat, semua keluarga telah dilakukan tracing dan testing dengan hasil negatif. “Pada saat kami melakukan PE semua keluarga dalam keadaan sehat, tidak ada gejala COVID-19 dan semua bersedia diambil sample darah untuk pemeriksaan dan penelitian antibodi terhadap strain Afrika Selatan dari Covid-19,” paparnya.

Dalam jumpa persnya, Juru Bicara Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi, ada satu kasus harian B1531 yang ditemukan di Bali. Spesimennya diambil pada 25 Januari 2021 dan pasien ini meninggal pada 16 Februari 2021.

Baca juga:  Didominasi Transmisi Lokal, Segini Tambahan Kasus Positif COVID-19 di Badung

Untuk itu, Birokrat asal Sibang Gede ini mengimbau masayarakat tidak panik dengan adanya varian baru Covid-19 yang ditemukan di Kabupaten Badung. Pihaknya, juga meminta agar masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan agar terhindar dari Corona. “Kami menghimbau agar masyarakat tidak panik, tetap waspada, tetap melaksanakan Protokol Kesehatan, serta mengikuti program vaksinasi Covid sesuai tahapan yang sudah ditentukan,” pungkasnya. (Parwata/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

Captcha *