Tangkapan layar peta sebaran COVID-19 di Denpasar. (BP/kmb)

DENPASAR, BALIPOST.com – Korban jiwa kembali dicatatkan Denpasar dalam penanganan COVID-19, Sabtu (1/5). Dua warga dilaporkan meninggal karena terjangkit COVID-19.

Kabar baiknya, pasien sembuh di Kota Denpasar kembali sukses melampaui penambahan kasus positif. Berdasarkan data, pasien sembuh COVID-19 di Kota Denpasar tercatat sebanyak 42 orang. Sedangkan kasus baru bertambah 40 orang.

“Masih terjadinya penularan COVID-19 saat ini harus menjadi perhatian serius bagi kita semua,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai.

Baca juga:  Penyebaran COVID-19 Melonjak di Pasar Tradisional, Upaya Ini akan Dilakukan

Berdasarkan data, secara kumulatif kasus positif tercatat 14.177 kasus. Angka kesembuhan pasien COVID-19 di Kota Denpasar mencapai angka 13.433 orang (94,75 persen), meninggal dunia sebanyak 319 orang (2,25 persen) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan sebanyak 425 orang (3,00 persen).

Terkait kasus meninggal dunia, pasien pertama merupakan seorang laki-laki usia 63 tahun yang berdomisili di Desa Dangin Puri Kauh. Sementara pasien kedua merupakan seorang perempuan usia 60 tahun yang berdomisili di Kelurahan Dauh Puri.

Baca juga:  Denpasar Laporkan Kasus COVID-19 di Bawah 10, Sayangnya Masih Ada Korban Jiwa

Dewa Rai mengajak seluruh masyarakat untuk waspada dan tidak lengah atas perkembangan kasus saat ini. “Jangan mengurangi kewaspadaan, titik-titik lengah kemungkinan menyebabkan tingkat kasus COVID-19 di Denpasar meningkat. Jadi intinya kapanpun dan dimanapun harus tetap waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan,” imbuhnya.

Pemkot Denpasar terus berupaya untuk memaksimalkan realisasi vaksinasi kepada masyarakat. “Mohon kepada masyarakat untuk melakukan prokes secara ketat, termasuk saat di rumah wajib menerapkan prokes yang ketat untuk meminimalisir klaster keluarga,” ajak Dewa Rai. (Asmara Putera/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

Captcha *