Suasana vaksiansi kepada Sekaa Kecak dan staf penunjang DTW Uluwatu, untuk mempersiapkan menyambut dibukanya kunjungan wisata Internasional. (BP/Edi)

DENPASAR, BALIPOST.com – Pelaksanaan vaksinasi di provinsi Bali, terus dilakukan untuk mendukung target zona hijau yang sudah ditentukan. Hingga Senin (19/4/2021) total realisasi vaksinasi Covid-19 dosis 1 sudah mencapai 600 ribu lebih dari total sasaran sebanyak 700 ribuan.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, dr Ketut Suarjaya, untuk di Bali total sasaran hingga tanggal 19 April 2021 untuk tahap I dan II sebanyak 715.915 orang dari jumlah yang sudah teregistrasi di data KPC PEN sebanyak 1.194.989 orang. Sementara, realisasi vaksinasi dosis 1 sebanyak 626.288 orang atau sebesar 87,5 persen. Dengan rata-rata per hari sebanyak 16.912 orang.

Sedangkan untuk vaksinasi dosis ke 2 sebanyak 176.515 orang atau sebesar 24 7 persen, dengan rata-rata per hari vaksinasi sebanyak 9.816 orang. “Untuk vaksin dosis 1 sudah mencapai 626.288 orang. Sedangkan untuk dosis 2 baru mencapai 176.515 orang,” katanya saat dikonfirmasi, Selasa (20/4/2021)

Baca juga:  Bantu Promosi Wisata, Sido Muncul Buat Iklan di Rawa Pening

Lebih lanjut dikatakannya, untuk vaksin yang sudah didistribusikan ke kabupaten/kota, ada sebanyak 1.088.210 dosis. Dari total vaksin tersebut, sisa stok vaksin di seluruh kabupaten/kota ada sebanyak 285.407 dosis. “Untuk stok di seluruh kabupaten/kota, ada sebanyak 285.407 dosis, sedangkan untuk di gudang milik dinas Kesehatan Bali, ada sebanyak 8.570 dosis,” bebernya.

Dengan vaksinasi yang terus berjalan, sejumlah daerah tujuan wisata (DTW) mulai ambil ancang-ancang menyambut dibukanya kunjungan wisata Internasional. Untuk itu, dalam rangka pembukaan pariwisata internasional, sejumlah objek wisata terus mengefektifkan penyelesaian vaksinasi.

Seperti yang dilakukan di DTW Uluwatu, vaksinasi dosis kedua untuk seluruh penari kecak serta pegawai setempat, kini sudah rampung, Selasa (20/4). Untuk itu, dalam menyambut dibukanya pariwisata Internasional, pihak pengelola kawasan memastikan kesiapan dengan melengkapi fasilitas pendukung protokol kesehatan.

Baca juga:  Dari Prihatin Kondisi Keluarga Ketut Merta hingga Dua WNA di Bali Ajukan Permohonan Pindah Jadi WNI

Menurut Manager Pengelola Obyek Wisata Kawasan Luar Pura Uluwatu, I Wayan Wijana, target vaksinasi di Dtw Uluwatu sebanyak 400 orang dengan rincian 115 orang staf dan sisanya Pemangku Pura, Sekaa Kecak, Pedagang serta kelompok massage di DTW Labuan Sait. Pihaknya berharap, dengan rampungnya vaksinasi di kawasan DTW Uluwatu, pihaknya memastikan kesiapan menyambut dibukanya pariwisata Internasional.

Tak hanya merampungkan vaksinasi, namun pihaknya juga memastikan standarisasi prokes di DTW Uluwatu, yang juga sudah disiapkan sejak awal. “Justru kalau bulan Juni atau Juli kunjungan internasional dibuka, tentu akan memberikan efek yang bagus. Kami pastikan di DTW Uluwatu sudah siap untuk menyambut wisata internasional,” tegasnya.

Baca juga:  Tingkat Hunian Hotel di Kawasan Nusa Dua Sempat 24 Persen

Sementara itu, Ketua Sekaa Kecak Karang Boma I Made Sudira menyampaikan dengan adanya vaksinasi ini, artinya seluruh sekaa kecak mulai mempersiapkan diri. Pihaknya berharap masyarakat yang mendukung pariwisata ini bisa memastikan kepada dunia internasional dalam upaya pembukaan wisata internasional.

Namun demikian, meski sudah divaksin, pihaknya mengingatkan kepada seluruh warga, agar ikut mensukseskan program pemerintah tentang pencegahan, agar tidak muncul cluster baru. “Kami mengingatkan masyarakat agar tetap menerapkan protokol kesehatan, untuk mensukseskan program pemerintah dalam memerangi pandemi ini,” harapnya. (Yudi Karnaedi/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

Captcha *