Keluarga korban bersembahyang di tempat kejadian di Jalan Raya Gunung Sari Desa Peliatan Kecamatan Ubud. (BP/Istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Pada Kamis (25/3), sejumlah peristiwa terjadi. Berikut lima berita yang menjadi atensi pembaca Balipost Online. Ini, cuplikan peristiwa dan link yang bisa diklik untuk membaca lebih detilnya.

1. Pencarian Pemotor Jatuh ke Sungai Petanu Dihentikan, Ini Kata Sang Suami

GIANYAR, BALIPOST.com – Pencarian pemotor yang jatuh dan terseret ke Sungai Petanu, Ni Komang Ayu Ardani (37), memasuki hari ketujuh pada Kamis (25/3). Karena sudah tujuh hari melakukan pencarian tanpa hasil, tim gabungan menghentikan operasi secara resmi.

Terkait ini, perwakilan keluarga yang merupakan kakak ipar korban, I Wayan Sumirat mengutarakan terima kasih atas upaya pencarian yang dilakukan tim gabungan. “Matur suksma sareng sami, amun nike tiang matur (Terima kasih semuanya, hanya segini yang bisa saya ucapkan, red),” ucapnya singkat.

Selengkapnya baca di sini

Baca juga:  Sedang Perbaiki Jukung, Nelayan Kaget Temukan Ini di Tukad Rangda

2. Oknum Sulinggih Ditahan Karena Dugaan Pencabulan, Ini Tanggapan PHDI

DENPASAR, BALIPOST.com – Oknum sulinggih, IWM, yang diduga melakukan pencabulan akhirnya dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Denpasar dan langsung ditahan pada Rabu (24/3). Saat digiring untuk penahanan, IWM yang berompi orange masih mengenakan atribut kesulinggihannya dan rambut maprucut (diikat di atas ubun-ubun).

“Ya, hari ini tahap II. Yakni pelimpahan barang bukti dan tersangka,” ujar Kasipenkum dan Humas Kejati Bali, A. Luga Harlianto, Rabu pagi. Berkas dan tersangka itu dilimpahkan ke Kejari Denpasar.

Selengkapnya baca di sini

3. Pencurian Pratima Terjadi Lagi di Gianyar, Sejumlah Benda Sakral Pura Desa Adat Tegallantang Raib

GIANYAR, BALIPOST.com – Beberapa kasus pembobolan pura dan pencurian pratima di sejumlah pura di wilayah Kabupaten Gianyar belum terungkap. Pada Kamis (24/3), kembali terjadi kasus pencurian pratima di Pura Desa, Desa Adat Tegallantang, Kelurahan Ubud, Gianyar.

Baca juga:  Sebanyak 22 Kasus Skimming Diungkap Polda Bali dalam Kurun 3 Tahun, Dominasi WNA

Bendesa Adat Desa Tegallantang, I Gusti Putu Gede Suradnya dikonfirmasi mengatakan, sejumlah barang sakral yang baru di upacarai berhasil dibawa kabur pencuri. Ini meliputi Rambut Sedana Lanang-Istri dan Sekar Emas (bunga emas), yang tersimpan pelinggih Pura Desa Setempat.

Selengkapnya baca di sini

4. Tak Hanya Perempuan, Pria Diduga Ayah Bayi dalam Kardus Juga Diamankan

SINGARAJA, BALIPOST.com – Tak hanya seorang perempuan yang diduga membuang mayat bayi dalam kardus yang diamankan jajaran Polres Buleleng bersama Polsek Sawan di bawah kendali Kapolsek Sawan, AKP Ketut Karwa. Pada Kamis (25/3) seorang pria yang diduga ayah dari bayi yang meninggal itu juga turut diamankan.

Keduanya diduga membuang bayi dalam kardus pada, Selasa (23/3) pukul 16.00 WITA, di Dusun Keloncing, Desa Kerobokan, Kecamatan Sawan. Terungkap, ibu dari bayi malang tersebut berinisial Made AH (24) merupakan mahasiswi bidang kesehatan asal Desa Kerobokan, Kecamatan Sawan.

Baca juga:  Kebakaran di TPA Suwung, Proses Pendinginan Masih Berlangsung

Selengkapnya baca di sini

5. Klungkung Zona Merah, Kapolres Klungkung Ancam Gempur Tajen dan Tangkap Pelakunya

SEMARAPURA, BALIPOST.com – Adanya laporan masyarakat mengenai pelaksanaan tajen di sejumlah desa yang menimbulkan kerumunan, disikapi serius pihak kepolisian. Kapolres Klungkung langsung memerintahkan seluruh kapolsek untuk mengecek di setiap wilayahnya dan memastikan tak ada gelaran tajen, Kamis (25/3).

Hasilnya, ada dua titik lokasi yang ternyata tetap nekat tetap menggelar tajen. Yaitu di Desa Tangkas dan Getakan. “Kalau besok-besok gelar tajen lagi, saya akan gempur, akan saya tangkap,” kata Kapolres Klungkung AKBP Bima Arya Viyasa.

Selengkapnya baca di sini

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.