Pelaku pengeroyokan diamankan aparat kepolisian. (BP/Istimewa)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Kasus pengeroyokan terjadi di areal Pasar Ikan Kedonganan, Kuta, Badung, Sabtu (30/1). Timothy Dedy Siregar (29) dikeroyok hingga luka di kepala oleh Mohamad Salam (37), Didik Haryanto (35), Mohamad Basori (39) dan Ardian Narendra Saputra (20). Pemicunya karena korban menanyakan pelecehan dialami adiknya di TKP.

Kapolsek Kuta Kompol G.A.A. Udayani Addi, didampingi Kanitreskrim Iptu Made Putra Yudhistira, Senin (1/2) saat dikonfirmasi membenarkan pihaknya menangani kasus ini. Menurut Iptu Yudhistira, sebelum kejadian korban dan adiknya berinisial DMS bersama teman-temannya nongkrong di dermaga.

Baca juga:  Ambil HP Pengunjung Pantai, Mr. X Dihajar Massa

Pada pukul 17.30 Wita, turun hujan dan DMS berteduh di sebuah kafe sedang tutup. Beberapa menit kemudian korban melihat adiknya balik untuk mengambil sepeda motor, disusul adik iparnya. Korban langsung menghampiri adiknya itu. “Adik korban menyampaikan di sana (kafe) ada orang minum miras. Adik korban juga mengaku dipalak, dicolek, dan dicium,” ucap Yudhistira.

Mendengar cerita adiknya itu, korban menuju kafe tersebut. Sesampainya di sana, ia pun merangkul salah satu pelaku hendak menanyakan kejadian pelecehan seksual tersebut.

Baca juga:  Keamanan Siber Jadi Bahasan dalam Code Bali 2018

Belum selesai bicara, korban langsung dikeroyok. Warga setempat yang melihat kejadian itu langsung melerai. Korban langsung melaporkan kejadian ini ke Polsek Kuta.

Setelah menerima laporan itu, Iptu Yudhistira dan Panit Ipda Erick Wijaya Siagian bersama anggotanya langsung mendatangi TKP. Para pelaku langsung ditangkap dan dibawa ke polsek.
“Saat diperiksa pelaku mengakui mengeroyok korban. Ada yang memukul dan menendang korban sampai empat kali. Rencananya adik korban melapor kasus pelecehan seksual ke Polresta Denpasar,” tegas mantan Kanit I Satreskrim Polresta Denpasar ini. (Kerta Negara/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.