Petugas sedang mengambil sampel swab saat pelaksanaan uji swab di Gedung DPRD Tabanan, Rabu (20/1). (BP/bit)

TABANAN, BALIPOST.com – Sebanyak 24 orang menjalani swab karena kontak dengan pasien terkonfirmasi positif COVID-19, Rabu (20/1). Puluhan orang ini berdasarkan hasil kontak tracing yang dilakukan oleh tim gugus tugas setempat.

Mereka terrdiri dari 17 orang di lingkungan Sekretariat DPRD Tabanan dan 7 orang di lingkungan Dinas Pertanian Tabanan. Rencananya, swab kedua akan dilakukan Kamis (21/1) untuk memastikan mereka benar-benar terbebas dari COVID-19.

Dari pantauan, uji swab oleh Satgas COVID-19 Tabanan dilakukan di lobi ruangan paripurna Dewan sekitar pukul 09.00 WITA. Sesuai rencana awal untuk yang di Sekretariat Dewan ada 19 orang yang rencananya di-swab. Namun terakhir hanya 17 orang.

Baca juga:  Diduga Keracunan, Siswa SDN 1 Temesi Dirujuk ke RS Sanjiwani

Ini dikarenakan, dua orang diantaranya Sekretariat DPRD Tabanan I Made Sugiarta dan salah satu staf tidak pernah kontak langsung dengan staf positif. “Untuk swab tes dari kontak tracing staf Setwan hanya 17 orang, dan dari dinas pertanian 7 orang,” beber Koordinator Rapid dan Swab, Desiana Kartifa Dewi.

Dihubungi terpisah, Plt Kabid Perkebunan, I Gusti Wiadnyana membenarkan jika dirinya salah satu dari tujuh orang yang menjalani swab test. “Benar, tadi pagi sudah di swab, saya salah satunya,” ucapnya.

Baca juga:  Tabanan Laporkan Puluhan Kasus COVID-19, Kembali Ada Anggota DPRD Terjangkit

Lanjut kata Wiadnyana, meski dalam seminggu ini tidak sempat bertemu dengan staf bersangkutan, namun untuk lebih memastikan diputuskan ikut di swab. “Kebetulan yang positif ini Kasi Perkebunan. Belakangan ini sering izin tidak masuk lantaran sakit. Terakhir minggu kemarin hari Selasa dan Jumat saja dia ngantor dan sempat komunikasi cukup lama dengan sejumlah staf, jadi untuk lebih memastikan ada tujuh orang yang di swab,” terangnya.

Baca juga:  Setahun Pandemi, Indonesia Konfirmasi Temuan Kasus Varian Inggris

Hal senada juga dikatakan Kepala Dinas Pertanian Tabanan I Nyoman Budana. Menurutnya, salah satu stafnya terpapar Covid-19 diduga tertular di rumahnya lantaran keponakan staf PNS ini terkonfirmasi COVID-19. “Kemungkinan tertular dari rumah karena keponakannya juga positif, jadi tidak di kantor tertular,” tegasnya. (Puspawati/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.