Tangkapan layar peta sebaran kasus COVID-19 di Bali. (BP/iah)

DENPASAR, BALIPOST.com – Warga Bali yang tertular COVID-19 pada Rabu (4/8), mencapai 1.362 orang. Ada empat zona merah yang melaporkan tambahan kasus capai 3 digit.

Tambahan kasus terdiri dari 1.180 transmisi lokal, 177 pelaku perjalanan dalam negeri (PPDN), dan 5 pelaku perjalanan luar negeri (PPLN). Dilihat dari data Satgas Penanganan COVID-19 Bali, untuk kumulatifnya, warga terinfeksi COVID-19 di Bali sudah mencapai 81.279 orang. Rinciannya 71.971 transmisi lokal, 8.720 PPDN, dan 588 PPLN.

Peringkat lima besar kabupaten/kota dengan kumulatif kasus terbanyak adalah Denpasar 27.761 orang, Badung 14.769 orang, Tabanan 7.942 orang, Gianyar 7.835 orang, dan Buleleng 7.684 orang. Untuk peringkat enam hingga sembilan diisi Jembrana 4.113 orang, Bangli 3.459 orang, Klungkung 2.721 orang, dan Karangasem 2.691 orang.

Warga kabupaten lain yang tertular COVID-19 di Bali mencapai 2.022 orang. Sementara untuk WNA, jumlahnya sudah mencapai 282 orang.

Baca juga:  Tinggal di Nusa Penida Tanpa Surat Domisili, Puluhan Duktang Terjaring Razia

Tambahan pasien sembuh mencatatkan rekor baru. Terdapat tambahan kesembuhan 1.075 orang sehingga totalnya mencapai 65.379 orang. Sebaran ada di seluruh kabupaten/kota.

Kesembuhan hingga 3 digit dilaporkan 3 zona merah. Denpasar mencatatkan tambahan kesembuhan tertinggi dengan jumlah 514 orang, Buleleng 148 orang, dan Badung 126 orang.

Tambahan pasien sembuh 2 digit dilaporkan 6 kabupaten. Rinciannya Gianyar 77 orang, Tabanan 66 orang, Bangli 35 orang, Karangasem 22 orang, Jembrana dan Klungkung sama-sama bertambah 21 orang.

Sebanyak 44 warga luar Bali dan 1 WNA juga dilaporkan sembuh.

Tambahan Kasus

Sementara itu, untuk kasus baru ada di seluruh kabupaten/kota. Empat zona merah melaporkan tambahan 3 digit. Jika ditotal, kasus baru yang dilaporkan 4 wilayah ini mencapai 1.041 orang atau 76 persen dari kumulatif warga terinfeksi COVID-19 hari ini.

Baca juga:  Ada Dua Wilayah Catatkan Penambahan Kasus COVID-19 Terbanyak

Denpasar masih menjadi penyumbang terbanyak kasus baru. Tambahannya mencapai 547 orang. Disusul Badung 204 orang, Tabanan 152 orang, dan Buleleng 138 orang.

Sebanyak 5 kabupaten lainnya melaporkan tambahan 2 digit. Rinciannya Gianyar 83 orang, Jembrana 80 orang, Bangli 44 orang, Klungkung 38 orang, dan Karangasem 30 orang.

Kabupaten luar Bali melaporkan 45 kasus baru. Satu WNA juga tercatat positif COVID-19.

Korban Jiwa

Pada hari ini, dilaporkan tambahan korban jiwa sebanyak 37 orang. Seluruh kabupaten/kota melaporkan tambahan kematian karena COVID-19.

Tambahan korban jiwa terbanyak dilaporkan zona merah Buleleng, sebanyak 15 orang. Disusul di urutan kedua adalah Badung 6 orang.

Kemudian Denpasar melaporkan 5 warga meninggal. Karangasem dan Tabanan sama-sama bertambah 3 kematian, Bangli 2 orang, Gianyar, Klungkung, dan Jembrana masing-masing 1 orang.

Kumulatif korban jiwa mencapai 2.306 orang. Rinciannya 2.300 WNI dan 6 WNA.

Baca juga:  Tempat Isoman di Makassar, Kemenhub Siapkan Kapal Pelni

Posisi lima teratas dengan jumlah warga meninggal karena COVID-19 terbanyak adalah Denpasar 530 orang, Badung 367 orang, Tabanan 350 orang, Buleleng 321 orang, dan Karangasem 170 orang. Sedangkan posisi keenam hingga sembilan adalah Gianyar 161 orang, Bangli 149 orang, Jembrana 130 orang, dan Klungkung 101 orang. Terdapat juga 21 warga kabupaten lain yang meninggal karena COVID-19 di Bali.

Kasus aktif bertambah 250 orang. Pasien yang masih dirawat saat ini mencapai 13.594 orang.

Lima besar kasus aktif terbanyak adalah Denpasar 6.283 orang, Badung 2.078 orang, Tabanan 1.514 orang, Buleleng 1.161 orang, dan Jembrana 817 orang.

Posisi keenam hingga sembilan adalah Gianyar 478 orang, Klungkung 439 orang, Karangasem 345 orang, dan Bangli 338. Warga kabupaten lainnya sebanyak 134 orang dan 7 WNA juga masih dirawat. (Diah Dewi/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA *