Petugas melakukan rapid test antigen di Banjar Pengembungan, Pejeng Kangin, Gianyar. (BP/Istimewa)

GIANYAR, BALIPOST.com – Gianyar masih berada di zona merah dalam evaluasi mingguan per 10 Januari 2021. Klaster keluarga pun mengalami peningkatan dengan temuan terbaru di Banjar Pengembungan, Desa Pejeng Kangin, Tampaksiring.

Terkait kondisi ini, Sekda Kabupaten Gianyar Made Gede Wisnu Wijaya Minggu (17/1) menyampaikan untuk mengantisipasi penambahan kasus positif COVID-19 untuk klaster keluarga, Tim Satgas Covid-19, bersama Satpol PP, Polres Gianyar, TNI melakukan langkah preventif. Salah satunya terus mensosialisasikan penerapan prokes, trmasuk dalam kegiatan upacara adat.

Baca juga:  Idul Adha Saat COVID-19, Pangdam Sholat Id di Rumah

Made Gede Wisnu Wijaya yang juga selaku Ketua Harian Satgas COVID-19 Kabupaten Gianyar, menyampaikan untuk penanganan kasus positif COVID-19 di Pengembungan sudah ditangani dengan rapid test antigen massal. Ia menjelaskan jika ada laporan kasus COVID-19 dari klaster keluarga akan ditangani sesuai SOP, yaitu rapid test maksimal radius 50 meter sekeliling rumah warga terkonfirmasi COVID-19.

Wisnu Wijaya menyampaikan sejalan pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), pemerintah akan meningkatkan kedisiplinan dalam penerapan prokes. Sesuai Prokes tetap menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

Baca juga:  Lanud Ngurah Rai Kerahkan Babinpotdirga Dukung PPKM

Penerapan prokes secara ketat juga akan diberlakukan dalam kegiatan adat. SE Gubernur, SE MDA, dan SE PHDI terkait pembatasan pelaksanaan kegiatan adat masih berlaku. “Masyarakat diharapkan tetap mengupayakan antisipasi aktivitas yang berkerumun (jaga jarak) dalam kegiatan adat guna mengantisipasi munculnya kasus COVID-19 dari klaster keluarga,” tegasnya.

Sekda Wisnu Wijaya menegaskan Satgas COVID-19 Kabupaten Gianyar bersama komponen terkait telah menggelar rapat koordinasi guna mengevaluasi penanganan COVID-19. Rapat itu juga bertujuan mengefektifkan pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Baca juga:  Tambahan Kasus COVID-19 di Tabanan, Dari Pegawai Kontrak hingga PNS

Berdasarkan rapat evaluasi tersebut, langkah penanganan COVID-19 di Kabupaten Gianyar akan mengoptimalkan langkah preventif. Dalam recovery sudah baik, ruang isolasi tidak pernah kewalahan, bufferstock juga tidak kewalahan, kita sudah bedah bersama-sama nampaknya yang kekurangan di masyarakat adalah sosialisasinya,” tambah Wisnu Wijaya. (Wirnaya/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.