Wakapolresta Denpasar AKBP I Wayan Jiartana menyerahkan bingkisan ke warga Sidakarya, Denpasar Selatan. (BP/Istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Denpasar kian dekat. Untuk menjaga situasi tetap aman, Polresta menyambangi warga dan mengimbau turun andil menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.

Pada Rabu (25/11), Wakapolresta Denpasar AKBP I Wayan Jiartana mewakili Kapolresta Kombes Jansen, bersama Dandim 1611-Badung Kolonel Inf. I Made Alit Yudana bertemu warga di Kantor Desa Sidakarya. “Dalam tiap tahapan pilkada dari pendaftaran, distribusi logistik, kampanye, masa tenang, pemungutan suara sampai dengan penetapan dan pengumuman calon yang terpilih diprediksikan akan banyak dijumpai terjadinya pelanggaran, kecurangan, isu hoax dan ujaran kebencian melalui media sosial,” kata AKBP Jiartana.

Baca juga:  Segini, Jumlah Peserta Lulus Tes Tulis PPK Denpasar

Supaya pelaksanaan pilkada tertib dan lancar di wilayah hukum Polresta Denpasar khususnya Desa Sidakarya, pihaknya menyelenggarakan Operasi Cipta Kondisi (Cipkon). Kegiatan ini bertujuan mengajak masyarakat bersama-sama menciptakan situasi aman, damai dan sejuk pada setiap tahapan inti Pilkada tahun 2020.

Dengan demikian pelaksanaan pilkada dapat terselenggara dengan lancar dan masyarakat dapat menyalurkan aspirasinya tanpa ada paksaan dari pihak manapun
Wakapolresta menambahkan bahwa kita semua tahu saat ini berjuang untuk menurunkan kasus pandemi COVID-19.

Baca juga:  Dikhawatirkan, Pengiriman Logistik Pilwali Denpasar Terganggu Cuaca

Beberapa waktu yang lalu Denpasar Selatan khususnya Desa Sidakarya sempat terindikasi wilayah zona merah kasus COVID-19. Untuk diketahui juga bahwa Bali pernah masuk 8 provinsi yang virus Coronanya sangat tinggi di Indonesia.

Oleh karena itu saat pencoblosan, masyarakat Sidakarya tetap mempedomani protokol kesehatan guna memotong rantai penyebaran COVID-19. (Kerta Negara/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.