Tangkapan layar peta sebaran COVID-19 di Denpasar. (BP/kmb)

DENPASAR, BALIPOST.com – Secara umum telah terjadi penurunan kasus COVID-19 di Denpasar. Namun masih ada beberapa desa/kelurahan yang memiliki kasus baru.

Seperti yang terjadi di Kecamatan Denpasar Utara (Denut). Karena itu, kini tim penanganan kasus COVID-19 fokus untuk menangani kasus di Denut.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, Senin (16/11), mengatakan dari 11 desa/kelurahan di Denpasar Utara, memiliki zona risiko berbeda-beda. Berdasarkan data terakhir, dua desa masih berstatus zona orange. Yakni Ubung Kaja dan Pemecutan Kaja.

Baca juga:  Denpasar Tambah Kasus COVID-19 di Atas 145 Orang, Juga Lapor Korban Jiwa

Tiga desa/kelurahan zona kuning yakni Kelurahan Ubung, Peguyangan Kangin, dan Kelurahan Tonja. Sementara 6 desa/kelurahan lainnya zona hijau. Rinciannya Dauh Puri Kaja, Peguyangan, Peguyangan Kaja, Dangin Puri Kaja, Dangin Puri kauh, dan Dangin Puri Kangin.

Gambaran ini menunjukan kasus Covid-19 di Denut masih cukup tinggi. Dalam upaya penanggulangan lebih efektif, tim lebih fokus untuk menanggulangi penularan baru di kawasan tersebut. “Semua potensi kita arahkan ke sana untuk tanggulangi dan menekan laju penyebaran COVID-19, agar jangan sampai meningkat terus. Kita harapkan bisa seperti darah lain yang mulai melandai,” kata Dewa Rai.

Baca juga:  Tingkatkan Kemampuan, Anggota Kodim Terus Dibina

Satgas desa/kelurahan juga diaktifkan untuk memantau aktivitas masyarakat siang malam. Mobil keliling pun diutamakan ke Denpasar Utara, utamanya Ubung Kaja dan Pemecutan Kaja.

Apalagi di daerah tersebut terdapat banyak permukiman penduduk nonpermanen. Giat penyemprotan disinfektan juga mulai digencarkan dengan melibatkan beberapa komponen masyarakat. “Kami lakukan disinfektan di tempat publik dengan kekuatan armada dan ke rumah-rumah secara manual. Juga melibatkan tim penggerak PKK, kader Posyandu, Jumantik dan Sekaa Teruna,” katanya. (Asmara Putera/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.