I Dewa Gede Rai. (BP/Istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Kasus COVID-19 baru di Denpasar bertambah puluhan orang. Bahkan Ibukota Bali ini kembali menjadi penyumbang terbanyak kasus harian dengan jumlah 26 orang.

Menurut Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Denpasar, I Dewa Gede Rai, Selasa (22/9), puluhan kasus ini tersebar di 17 desa/kelurahan. Dewa Rai merinci sebarannya.

Dari 17 desa/kelurahan, penambahan kasus positif terbanyak dilaporkan Desa Ubung Kaja. Hari ini penambahan kasusnya mencapai 4 orang.

Baca juga:  Semula Direncanakan 11 Pos, Denpasar Putuskan Tambah Lokasi Pemantauan PKM

Disusul  Kelurahan Renon dan Desa Padangsambian Kaja mencatatkan penambahan 3 orang positif. Kelurahan Pedungan dan Desa Dauh Puri Kelod yang mencatatkan penambahan masing-masing 2 kasus positif.

Sementara itu 13 desa/kelurahan mencatatkan tambahan masing-masing sebanyak 1 orang. Sedangkan, sebanyak 31 desa/kelurahan tidak mencatatkan penambahan kasus positif baru.

Dari data GTPP Denpaaar, usia pasien termuda berusia 1 tahun. Merupakan warga berjenis kelamin laki-laki berdomisili di Peguyangan Kangin. Sedangkan pasien tertua berusia 76 tahun. Warga berjenis kelamin perempuan ini berdomisili di Panjer.

Baca juga:  Dua Hari Berturut-turut, Denpasar Laporkan Tambahan Korban Jiwa COVID-19

Di samping tambahan kasus baru, ia menyebutkan angka kesembuhan pasien COVID-19 mengalami peningkatan signifikan. Tercatat sebanyak 46 pasien COVID-19 dinyatakan sembuh.

“Mari bersama-sama lebih waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, termasuk dalam lingkup rumah tangga dan lingkungan sekitar rumah. Mengingat dua klaster yakni klaster keluarga dan perjalanan dalam daerah masih mendominasi. Di samping juga ada klaster upacara keagamaan dan klaster perkantoran,” ujar Dewa Rai.

Baca juga:  Sudah Disetujui Gubernur, Juknis PKM di Denpasar akan Dimatangkan

Secara kumulatif kasus positif tercatat sebanyak 2.214 kasus. Jumlah pasien sembuh di Kota Denpasar mencapai 1.965 orang (88,75 persen), meninggal dunia sebanyak 43 orang (1,94 persen), dan masih dalam perawatan sebanyak 206 orang (9,31 persen). (Asmara Putera/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.