Pasien positif Covid-19 sudah dinyatakan sembuh dan dipulangkan dari RSU Negara. (BP/Olo)

NEGARA, BALIPOST.com – Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Jembrana, Rabu (26/8) mengumumkan tiga pasien positif Covid-19 sembuh. Dua pasien di antaranya merupakan ibu dan anak asal Banjar Munduk Kendung, Desa Berangbang. Ibu umur 32 dan anak perempuannya umur empat tahun ini sempat menjalani perawatan di ruang isolasi RSU Negara selama 10 hari.

Direktur RSU Negara dr I Gusti Bagus Ketut Oka Parwata saat pemulangan pasien sembuh mengatakan, selain dua pasien ibu dan anak itu, Rabu sore juga dipulangkan satu pasien lagi asal Loloan Barat, Kecamatan Negara umur 20 tahun ” Mereka sudah dinyatakan sembuh dan tidak terinfeksi Covid-19 usai dirawat 10 hari, ” kata Oka Parwata.

Dipaparkan lebih lanjut, kedua pasien ibu dan anak itu merupakan bagian dari klaster BB Agung. Sebelumnya ada riwayat kontak dengan saudara iparnya yang tinggal dalam satu halaman, juga terkonfirmasi positif Covid-19. Saat ini pasien tersebut sudah dinyatakan sembuh dan dipulangkan.

Baca juga:  Denpasar Sumbang Kasus Positif COVID-19 Terbanyak Hari Ini, Sembuh Juga Bertambah

Sementara pasien remaja asal Loloan Barat , merupakan klaster keluarga, dimana orang tua dan saudara kandung dari pasien itu masih menjalani perawatan karena dinyatakan positif Covid-19.

“Dengan kesembuhan ini, RSU Negara kini tinggal merawat 14 pasien. Rinciannya 13 terkonfirmasi dan 1 pasien suspect,” papar Parwata.

Dengan lonjakan pasien terkonfirmasi di Jembrana, sehingga mengharuskan beberapa pasien positif di isolasi di salah satu hotel. Parwata juga menjelaskan rencana RSU menambah kapasitas ruang isolasi. Sebelumnya isolasi RSU Negara hanya memiliki 20 bed di ruang isolasi serta dua bed di IGD sebagai transit pasien.Jumlah itu tidak cukup menampung total kasus terkonfirmasi positif di Jembrana saat ini. Ruang isolasi RSU Negara tidak hanya difungsikan merawat pasien terkonfirmasi namun juga merawat pasien suspect covid-19.

Baca juga:  Selama 2018, Ratusan Kasus Diungkap Polres Badung

“Awal September ini kita rencanakan tambah lagi 22 bed untuk meningkatkan daya tampung perawatan pasien covid-19 di Jembrana. Rencananya sal A yang ruangannya berada persis dibawah ruang isolasi akan kita fungsikan sebagai ruang isolasi tambahan . Pasien dari sal A tempat merawat pasien interna akan kita merger dengan perawatan di ruangan sal C. Sedangkan ruang flamboyan , yang beradai dilantai 1 menjadi tempat perawatan anak, mengingat kunjungan pasien anak di RSU Negara saat ini sedikit. Tambahan kapasitas ruangan ini tanpa menambah SDM tenaga medis,” papar Parwata.

Dengan tambahan ruang isolasi ini Oka Parwata berharap RSU Negara mampu menampung seluruh pasien covid-19. Tidak ada lagi yang dirawat diluar .

Selain kesembuhan pasien hari ini, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jembrana kembali mengumumkan adanya tambahan pasien terkonfirmasi sebanyak tiga kasus. Menurut Jubir Gugus Tugas Jembrana, dr I Gusti Agung Putu Arisantha, tambahan pasien baru itu tergolong kasus baru , bukan bagian dari klaster penyebaran yang sudah ada sebelumnya.

Baca juga:  Waspadai Rentan Terpapar, Seratusan Anak di Surabaya Terjangkit COVID-19

Rinciannya laki – laki usia 71 tahun asal Desa Dangin Tukadaya Kecamatan Jembrana , laki -laki asal Tegal Badeng Barat usia 50 tahun serta penambahan ketiga laki- laki (40 tahun) asal Kelurahan BB Agung Kecamatan Negara . “Penambahan kasus 1 dan 2 di atas, ada gejala klinis, rujukan dari puskesmas. Sementara tambahan positif ketiga , awalnya dari reaktif rapid test untuk keperluan yang bersangkutan bepergian. Kemudian ditindak lanjuti dengan test PCR melalui pengambilan sampel swab hasilnya dinyatakan positif covid-19, ” terang Arisantha.

Secara kumulatif per Rabu kemarin, jumlah kasus terkonfirmasi di Jembrana sebanyak 112 orang. Dari jumlah itu sudah dinyatakan sembuh dan dipulangkan 75 orang dengan satu kasus meninggal dunia. (Surya Dharma/Balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.