Suasana di SUD Wangaya bagian poliklinik dan area registrasi (BP/Dokumen)

DENPASAR, BALIPOST.com – Tiga pasien yang dirawat di RSUD Wangaya positif super flu. Meski demikian dirawatnya pasien tersebut bukan dikarenakan penyakit tersebut melainkan karena penyakit lain.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Unit Humas dan Promosi RSUD Wangaya, Anak Agung Ayu Dewi Purnami saat dikonfirmasi, Selasa (13/1).

Dia mengatakan, pasien tersebut datang untuk berobat dengan komorbid. “Ada yang jantung, ada yang pneumonia, dan ada yang tekanan darah tinggi,” paparnya.

Baca juga:  BPJS Kesehatan Didesak Kaji Ulang Rujukan Berjenjang

Namun saat pemeriksaan ada gejala yang mengarah pada H3N2 sehingga dilakukan swab. Dari hasil tes tersebut dinyatakan ketiga pasien tersebut positif super flu. Meski demikian pihaknya menegaskan mereka dirawat karena komorbid, bukan super flu. Demikian ketiga pasien tersebut saat ini sudah masa pemulihan dan sudah dipulangkan.

Sementara itu, terkait keberadaan super flu di Denpasar, Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar, A.A. Ayu Candrawati memaparkan, pihaknya meningkatkan kewaspadaan melalui peningkatan peran surveilans dalam Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon (SKDR).

Baca juga:  UMKM Bali Bisa Kolaps Tanpa Restrukturisasi Kredit

Ia juga meningkatkan kesiapsiagaan fasilitas layanan kesehatan di Denpasar mulai dari Puskesmas, rumah sakit, klinik, dan fasilitas kesehatan lainnya.

Demikian masyarakat juga dihimbau untuk meningkatkan dan membudayakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Selain itu, juga menjaga kebersihan lingkungan. Istirahat cukup serta mengkonsumsi makanan bergizi seimbang untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh.

Pihaknya juga meminta agar warga tak panik dengan keberadaan super flu ini. Super flu atau influenza A(H3N2) subclade K secara umum memiliki gejala yang mirip dengan flu musiman biasa. Gejala yang muncul yakni demam tinggi, batuk dan pilek, akit tenggorokan, sakit kepala dan nyeri otot, dan tubuh terasa lemas. (Widiastuti/bisnisbali)

Baca juga:  Kasus Positif Covid -19 di Buleleng Bertambah
BAGIKAN