Anggota Unit Gakkum Satlantas Polresta Denpasar melakukan olah TKP kasus lakalantas di ‎Jalan Serma Jodog, Denpasar. (BP/istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Nasib nahas dialami seorang pelajar berinisial AHS (9). Ia meninggal karena ditabrak dump truk plat merah yang dikemudikan ayahnya, ARH (34) di Jalan Serma Jodog, Denpasar, Rabu (18/2) malam.

Akibat kejadian tragis itu, korban meninggal di tempat kejadian perkara (TKP). Kasus lakalantas tersebut ditangani Satlantas Polresta Denpasar.

Terkait tragedi ini, Kasubnit 2 Gakkum Satlantas Polresta Denpasar, Ipda Nila Cahyaning Wisnu, Kamis (19/2) menjelaskan kronologinya. Berawal pada pukul 18.00 WITA, light dump truk plat merah parkir di bahu jalan sisi selatan menghadap timur dan bak belakang posisi naik.

Baca juga:  Pegawai di Salah Satu Perguruan Tinggi di Bali Ditemukan Meninggal "Ulah Pati" di Kamar

ARH masuk ke truk tersebut untuk menyalakan mesin lalu menginjak kopling serta memasukkan persneling untuk menurunkan bak belakang.

“Saat bak belakang sudah turun, pengemudi truk (ARH) melepas kopling dan tiba-tiba kendaraan tersebut bergerak ke depan,” ujarnya.

Saat truk itu maju, korban berdiri di depannya. Alhasil truk tersebut langsung menabrak korban hingga terdorong ke depan. Akibat kejadian itu korban mengalami kepala pecah, tangan kanan patah, dada lecet, dan meninggal di TKP.

Baca juga:  Mencegah Karies Botol pada Anak

Informasi diperoleh di lapangan, peristiwa ini dilaporkan ke BPBD Kota Denpasar dan kepolisian. Petugas BPBD langsung ke TKP dan mengevakuasi jasad korban lalu dibawa ke RSUP Prof. Ngoerah, Sanglah, Denpasar. Sedangkan anggota Unit Gakkum Satlantas Polresta Denpasar melakukan olah TKP. (Kerta Negara/balipost)

BAGIKAN