Proses pencarian anak tenggelam di Pohsanten, Rabu sore oleh Tim SAR Jembrana. (BP/Olo)

NEGARA, BALIPOST.com – Seorang pelajar SMP asal Desa Pohsanten, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di kawasan DAM Banjar Rangdu, Desa Pohsanten, Rabu (3/6) sore.

Korban sebelumnya sempat dilaporkan hilang dan dilakukan pencarian oleh tim SAR bersama warga setempat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban diketahui pergi bersama beberapa teman sebaya menggunakan sepeda menuju kawasan bendung atau DAM Pohsanten. Namun, saat berada di lokasi, korban diduga tenggelam hingga memicu kepanikan teman-temannya.

Baca juga:  Masuki Hari Kedua Belas, Kapal Karam di Tanah Ampo Belum Dievakuasi

Menerima laporan tersebut, tim SAR bersama unsur terkait dan masyarakat langsung melakukan upaya pencarian di sekitar lokasi kejadian. Proses pencarian berlangsung selama beberapa jam dengan menyisir area bendung dan aliran sungai di sekitar lokasi korban dilaporkan tenggelam.

Korban akhirnya berhasil ditemukan sekitar pukul 16.00 WITA. Kemudian dievakuasi ke pelayanan kesehatan.

Kapolsek Mendoyo, Kompol I Wayan mengatakan korban merupakan siswa SMP kelas VIII. Korban yang diketahui berinisial IMN bersama temannya mandi di bendungan irigasi.

Baca juga:  Mandi di Pantai, Pelajar Terbawa Arus

Sebelumnya mereka naik sepeda gayung dari asrama yayasan menuju bendungan sekitar 1,5 km. Kemudian korban melepas baju di dekat pintu air dan menceburkan diri kedalam bendungan.

Saat itu temannya sempat melarang korban agar tidak menceburkan diri dengan kata-kata “Do mecebur ci, awak sing bise ngelangi.” Namun korban tetap terjun ke dalam air, saat di dalam air korban meronta-ronta dan kemudian temannya ikut menceburkan diri ke dalam air hendak menolong korban.

Baca juga:  Diduga Rem Blong, Pelajar SMK Tewas di Jalur Desa Tigawasa

“Namun pegangan terlepas dan tenggelam ke dalam air, kemudian menyampaikan ke warga terkait kejadian itu,” katanya.

Tim SAR Pos Jembrana, sekira pukul 15.30 WITA tiba di lokasi dan langsung melakukan pencarian korban. Berselang beberapa saat kemudian sekira pukul 16.10 WITA, korban berhasil ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dan dievakuasi ke RSU Negara. (Surya Dharma/balipost)

BAGIKAN