
AMLAPURA, BALIPOST.com – Puluhan siswa SD di Kabupaten Karangasem tak melanjutkan sekolah ke jenjang SMP. Mereka tak melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi karena berbagai faktor. Hal tersebut Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Karangasem I Gusti Bagus Budiadnyana, Rabu (15/7).
Budiadnyana mengungkapkan, kalau sebanyak 47 Siswa SD yang tidak melanjutkan tersebut tersebar di tujuh Kecamatan yaitu Rendang 8 orang, Abang 10 orang, Bebandem 5 orang, Kubu 6 orang, Karangasem 10 orang, Manggis 3 orang dan Selat 5 orang. Hanya Kecamatan Sidemen yang nihil semuanya melanjutkan ke SMP.
“Sebenarnya awalnya ada lebih dari itu yang tercatat di sistem, namun setelah dilakukan penelusuran ternyata beberapa diantaranya ada yang melanjutkan ke Sekolah Rakyat, Widyalaya hingga sekolah ke luar Kabupaten,” ujar Budiadnyana.
Menurut Budiadnyana, berdasarkan penelusuran awal 47 siswa SD yang tidak melanjutkan sekolah ke SMP tersebut memiliki alasan yang berbeda-beda, mulai dari tidak ada biaya, ingin bekerja, ikut orang tua, tidak ada yang mengantar, sakit hingga karena memang siswa tersebut tidak mau sekolah lagi. “Alasan yang paling banyak temukan, karena memang siswa tersebut sudah tidak mau sekolah lagi,” katanya.
Dia menjelaskan, kalau pihaknya bersama instansi terkait lainnya akan berupaya untuk mendatangi siswa tersebut dalam waktu dekat untuk dilakukan pendekatan secara lebih intensif dengan siswa itu sendiri maupun orang tuanya.
“Kami sebenarnya ingin seluruh siswa bisa melanjutkan sekolah, tapi jika setelah kami upayakan dengan maksimal tetap tidak ingin sekolah ya bisa dipastikan mereka masuk data anak putus sekolah,” jelas Budiadnyana. (Eka Parananda/balipost)










