Suasana peringatan Hari Kemerdekaan RI yang digelar Pemprov Bali, Senin (17/8). (BP/Istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Peringatan HUT Ke-75 Kemerdekaan RI, Senin (17/8), tahun ini terasa berbeda. Di tingkat provinsi, upacara detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI yang biasanya diadakan di Lapangan Puputan Margarana, Niti Mandala Renon, kini bergeser di Lapangan Kantor Gubernur Bali.

Pelaksanaannya pun lebih pagi menjadi pukul 08.00 wita dengan jumlah peserta terbatas. Gubernur Bali Wayan Koster bertindak sebagai Inspektur Upacara.

Tampak hadir Wakil Gubernur Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati, Sekda Provinsi Bali Dewa Made Indra, dan para Kepala OPD di lingkungan Pemprov Bali. Sama seperti tahun lalu, peserta upacara nampak mengenakan busana adat daerah.

Baca juga:  Staf Ahli Ditunjuk Jadi Plt Kadis Kominfo

“Di istana, Bapak Presiden juga upacara sekarang dengan pakaian adat. Pesan yang ingin disampaikan adalah kebhinekaan. Kita bersatu dalam hari yang sangat besar ini,” ujar Wagub Cok Ace usai upacara.

Menurut Cok Ace, peringatan Hari Kemerdekaan RI merupakan momentum puncak untuk menunjukkan bahwa Indonesia itu beraneka ragam. Walaupun sekarang masih dalam situasi pandemi COVID-19 dan pelaksanaan upacara mengikuti protokol kesehatan, tapi nilai-nilai Proklamasi Kemerdekaan RI tidak ada yang dikurangi.

Baca juga:  5,8 Triliun Disiapkan Untuk Nyepi

“Semuanya berjalan, cuma pesertanya yang terbatas. Tapi sesungguhnya mereka mengikuti semua di tempat masing-masing,” jelasnya.

Cok Ace menambahkan, kehidupan harus terus berjalan meskipun pandemi belum bisa diatasi. Peringatan Hari Kemerdekaan RI agar dijadikan momentum untuk terus semangat dan optimis kedepan.

“Kita belum apa-apa dibandingkan pejuang-pejuang kita dulu. Ini jauh masih lebih baik sekarang, jadi kita harus optimis dan tetap semangat,” tegasnya. (Rindra Devita/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.