Tangkapan layar pelaksanaan Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI di Istana Negara, Senin (17/8). (BP/kmb)

JAKARTA, BALIPOST.com – Sama seperti tahun sebelumnya, pelaksanaan Upacara Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI di Istana Merdeka menggunakan pakaian adat. Presiden Joko Widodo mengenakan baju adat dari Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur, saat menjadi Inspektur Upacara Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (17/8).

Presiden, dikutip dari Kantor Berita Antara, memasuki lapangan upacara dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, seperti mengenakan masker berwarna putih yang sepadan dengan warna pakaian adat dari Timor Tengah Selatan itu.

Baca juga:  KM Splendor Sudah Dekat Tanjung Priok, Belum Juga Merapat Karena Alasan Ini

Begitu juga dengan Wakil Presiden Ma’ruf Amin yang mengenakan pakaian adat Melayu Indonesia bercorak warna gelap, dengan tetap mengenakan masker berwarna gelap.

Upacara HUT RI di Istana Merdepa pada tahun ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya karena mengedepankan protokol kesehatan pencegahan penularan COVID-19. Jumlah peserta yang hadir di Istana Merdeka dibatasi. Masyarakat dan sebagian besar pejabat negara dan pejabat daerah mengikuti upacara kemerdekaan secara virtual.

Baca juga:  “Games of Thrones”, Analoginya dalam Pendidikan

Komandan Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia adalah Kolonel Inf. Muhammad Imam Gogor, A.A. Pria kelahiran Kediri, 16 Februari 1977, ini merupakan lulusan Akademi Militer pada 1998. Saat ini ia menjabat sebagai Asops Paspampres.

Adapun bertindak sebagai Perwira Upacara ialah Brigadir Jenderal TNI Syafruddin, S.E., M.M., M.Tr (Han). Lahir di Wajo, 3 Agustus 1964, saat ini Syafruddin menjabat sebagai Kepala Staf Garnisun Tetap I Jakarta. Dia merupakan lulusan Akademi Militer tahun 1989. (kmb/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.