Made Rentin. (BP/Istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Mewujudkan visi ‘’Nangun Sat Kerthi Loka Bali’’ harus didukung oleh semua pihak dan stakeholder, termasuk Pramuka. Visi tersebut salah satunya diwujudkan dalam gerakan–gerakan Pramuka, termasuk saat ini dalam kegiatan menyambut HUT ke-59 Pramuka.

‘’Salah satu bentuk dukungan Pramuka terhadap visi Gubernur Bali diwujudkan dengan kegiatan-kegiatan dalam rangka HUT ke-59 Pramuka,’’ ujar Ketua Pramuka Kwartir Daerah (Kwarda) Bali I Made Rentin saat wawancara khusus Bali Post Talk serangkaian HUT ke-72 Bali Post, Gerakan Satu Juta Krama Bali Mewujudkan Bali Era Baru, Rabu (12/8).

Rentin mencontohkan, pelestarian seni dan budaya Bali diwujudkan dalam bentuk perlombaan masatua Bali. Sementara promosi pariwisata budaya diwujudkan dengan perlombaan pembuatan video berbahasa Inggris.

Baca juga:  Identitas dan Alam Bali Terdegradasi, Ini yang Harus Dilakukan

Sejalan dengan rencana Gubernur Bali untuk membuka pariwisata Bali untuk wisatawan mancanegara (wisman), pembuatan video promosi tersebut dinilai sangat sesuai. ‘’Kami melaksanakan kegiatan dalam konteks Bali memasuki tatanan kehidupan era baru, tidak lepas dari visi-misi Gubernur Bali ‘Nangun Sat Kerthi Loka Bali’ seperti lomba masatua Bali, membuat video promosi pariwisata budaya, dan lain-lain,’’ ujarnya.

Image Pramuka yang selama ini ditinggalkan generasi muda, melalui kegiatan HUT bertajuk ‘’Bali Scout Creativity’’, Rentin ingin merangkul generasi muda untuk ikut dalam gerakan Pramuka. ‘’Gerakan Pramuka di Provinsi Bali salah satunya Kwarda Bali Goes to 4.0 kami manfaatkan. Sejak kami dilantik 27 Januari 2020, kita bersama-sama bersinergi, menyamakan langkah, gerak dan bahasa memanfaatkan kemajuan dan kecanggihan teknologi,’’ katanya seraya menyebut di tengah pandemi Covid-19, virtual adalah sebuah keniscayaan untuk dioptimalkan.

Baca juga:  Ditandatangani, Surat Pemberhentian Yonda

Rentin menegaskan, Pramuka yang merupakan bagian integral dari Tim Percepatan Penanganan (TPP) COVID-19 juga ikut serta dalam upaya penanganan COVID-19. Maka dari itu, lomba yang diadakan tetap memperhatikan protokol kesehatan. ‘’Kegiatan dilakukan secara virtual dan hanya mengirimkan video. Semua lomba ini spiritnya adalah mendukung visi-misi Gubernur Bali ‘Nangun Sat Kerthi Loka Bali’,’’ katanya.

Di sisi lain, katanya, Bali telah memasuki tatanan kehidupan era baru dalam menghadapi COVID-19. Pramuka yang sejak awal bersinergi dengan BPBD menjadi bagian TPP, sejak pertengahan Maret telah ikut serta dalam penanganan COVID-19.

Baca juga:  Bendesa Adat Terima Kalung Om Kara

Gerakan yang dilakukan seperti melakukan penyemprotan disinfektan, dan Pramuka bergerak melakukan edukasi. ‘’Dari Mei sampai sekarang, kita bergerak pada konteks sasaran yang berbeda yaitu Kwarda Bali bergerak dan mengumpulkan kebutuhan dasar sembako. Kita serahkan tahap demi tahap. Sekarang masuk tahap kelima yang benar-benar dirasakan masyarakat terdampak dimulai dari insan-insan Pramuka yang tersebar di seluruh Cabang Provinsi Bali,’’ jelasnya. (Citta Maya/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.