Ketut Suweca. (BP/Mud)

SINGARAJA, BALIPOST.com – Sebanyak 3 orang pasien yang sebelumnya konfirmasi Virus Corona (COVID-19) di Buleleng dinyatakan sembuh. Ketiga pasien ini dinyatakan sembuh Rabu (29/7) setelah tim medik dan Dokter Penanggung Jawab (DPJ) pasien melaporkan perkembangan kasus kepada Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Buleleng.

Seksi Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Buleleng Ketut Suweca mengatakan, dengan tambahan 3 pasien sembuh ini, hingga Selasa pasien yang dinyatakan sembuh tercatat sebanyak 120 orang. Saat ini, tim medik masih merawat pasien konfirmasi sebanyak 9 orang.

Baca juga:  Singapura Buka Pintu Kedatangan dari 19 Negara, Termasuk Indonesia

Selain itu, ada 1 pasien asal Buleleng yang dinyatakan konfirmasi COVID-19, namun sejak awal kasusnya ditangani Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Bali.

Di sisi lain Suweca yang juga menjabat Kepala Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik (Kominfosanti) Buleleng menyebut, di hari yang sama, tim medik melaporkan temuan kasus konfirmasi baru. Dari laporan itu, ada 1 orang pasien yang dinyatakan konfirmasi COVID-19.

Baca juga:  Per 22 Mei, Transmisi Lokal Masih Dominasi Kasus Baru Positif COVID-19 di Bali

Dengan tambahan itu, di Buleleng sekarang tercatat sebanyak 130 kasus konfirmasi. “Kami menyampaikan data perkembangan sesuai tugas yang dibeirkan Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 di Buleleng. Soal data untuk pendalaman, dipersilhkan untuk mengkonfirmasi kepada ketua gugus tugas, atau instsnasi teknis yang membidangi,” tegasnya.

Sementara itu, untuk meningkatkan pencegahan penularan Virus Corona, pemerintah daerah kembali membagikan sebanyak 1.000 pcs masker kain. Masker tersebt diberikan kepada desa adat di Bali Utara.

Baca juga:  Anggaran Penanganan COVID-19 Meningkat Hingga Rp 300 Triliun

Bantuan ini didistribusikan untuk membantu krama desa adat, sehingga lebih disiplin dalam melakukan pencegahan COVID-19. Apalagi, sekarang di desa adat sendiri telah memberlakukan perarem awig-awig yang mengatur terkait kewajiban menggunakan masker. (Mudiarta/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA *