Ilustrasi. (BP/Suarsana)

GIANYAR, BALIPOST.com – Warga yang terdampak COVID- 19 di Kabupaten Gianyar terus bertambah. Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) mencatat jumlah kumulatif 77 warga, pada Minggu (21/6).

Terakhir GTPP Gianyar mencatat penambahan 6 warga yang positif, 4 diantaranya merupakan tenaga kesehatan (nakes). Ketua Harian GTPP COVID-19 Gianyar I Made Gede Wisnu Wijaya mengungkapkan hal ini.

Dari penambahan 6 kasus, 3 diantaranya merupakan nakes yang bertugas di RS Ganesha, Desa Celuk Sukawati. Seperti IADM (24) asal Desa Pejeng, DKW (22) asal Kelurahan Bitera dan NKSW (22) asal Desa Batubulan. Diketahui para nakes tersebut menjalani tes Swab pada 18 Juni, hasil yang keluar pada 20 Juni dinyatakan positif SARS-COV2.

Pada Minggu, ketiga nakes tersebut sudah dijemput oleh tim PSC 119 Gianyar menuju tempat Karantina BDP BPK Pering.

Nakes keempat yang juga positif COVID-19 berinisial NPYD (24) asal Desa Batubulan. Ia merupakan nakes di Puskesmas Abiansemal 2.

Diketahui pada 17 Juni, NPYD bersama timnya bertugas mengantar penderita konfirmasi COVID-19 dari hotel ke tempat karantina Provinsi Bali di Pering. Kemudian 18 Juni, ia di Swab, hingga 21 Juni dinyatakan positif COVID-19. “Yang bersangkutan sudah dikarantina hotel,” katanya.

Kelima, petugas GTPP Gianyar mencatat pekerja migran Indonesia (PMI) berinisial IWS. PMI asal Desa Pupuan, Kecamatan Tegallalang ini tiba di Pelabuhan Benoa Bali pada 16 Juni dan langsung dibawa ke lokasi karantina Provinsi Bali.

Selanjutnya pada 20 Juni, IWS dibawa ke tempat karantina Kabupaten Gianyar di salah satu hotel di Desa Peliatan. Kemudian hasil swab keluar dan dinyatakan positif SARS- COV2.

Terakhir seorang warga asal Desa Guwang bernisial NMW, dipastikan positif COVID-19 pada 20 Juni. NMW ini merupakan Pedagang Pasar Kumbasari.

Pedagang 58 tahun ini kini sudah dirawat di RSUD Sanjiwani Gianyar. (Manik Astajaya/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.