Seorang sopir truk yang hasil rapid testnya reaktif dijemput tim gugus tugas COVID-19 Tabanan. (BP/Istimewa)

TABANAN, BALIPOST.com – Sopir truk asal Kecamatan Selemadeg, Tabanan, IGW (38) diberhentikan dan dijemput oleh Satgas Kesehatan Tabanan tepat di gudang truk Penyalin, Kamis (4/6). Pasalnya hasil rapid test yang bersangkutan saat pemeriksaan di pos Gilimanuk dinyatakan reaktif.

Kini yang bersangkutan sudah dibawa ke UPTD RS Nyitdah Kediri Tabanan. Ia akan dilakukan swab untuk menentukan apakah yang bersangkutan terkonfirmasi terjangkit COVID-19 atau tidak.

Dari informasi yang dihimpun, IGW diberhentikan tepat di gudang truk Penyalin. Kedatangan yang bersangkutan dari Gilimanuk menuju Tabanan dikawal langsung Satlantas Polres Tabanan.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Tabanan, I Gede Susila saat dikonfirmasi Jumat (5/6) pagi membenarkan hal tersebut. “Iya, betul ada penjemputan kemarin oleh Satgas Kesehatan untuk pasien seorang sopir yang hasil rapid nya reaktif,” terangnya.

Dikatakannya, setelah diketahui hasilnya reaktif, dan karena yang bersangkutan adalah asal Tabanan maka untuk penanganan diserahkan ke Gugus Tugas Tabanan. Penjemputan terhadap pasien sebelumnya sudah dikoordinir untuk menghindari hal yang tidak diinginkan.

Meski demikian, dikatakannya yang bersangkutan dalam kondisi stabil dan baik serta tidak ada keluhan. Selanjutnya sopir truk sudah dirujuk ke RS Nyitdah untuk pemeriksaan lebih lanjut. Jika dalam hasil swab tes menunjukkan hasil positif, Satgas Kesehatan akan melanjutkan dengan kegiatan tracing. (Puspawati/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.