Tangkapan layar peta sebaran COVID-19 di Tabanan. (BP/kmb)

TABANAN, BALIPOST.com – Tak hanya kasus baru yang terus melonjak tiap harinya di Tabanan. Jumlah pasien positif Covid19 yang meninggal juga bertambah.

Data yang dirilis Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19, Kamis (28/1) sore, empat pasien dinyatakan meninggal. Artinya secara akumulasi tercatat ada 84 pasien COVID-19 meninggal.

Dari data yang dihimpun Koordinator Bidang Informasi Publik, empat pasien positif COVID-19 yang meninggal yang dilaporkan kali ini semuanya disertai penyakit penyerta (komorbid) dan lanjut usia. Dengan rata-rata usia 50 tahun ke atas, bahkan ada yang usia 100 tahun.

Baca juga:  Desa Bantas, Maksimalkan Potensi Kelapa

Pasien pertama, laki-laki usia 53 tahun asal Desa Baru, Kecamatan Marga mulai sakit pada 21 Januari. Penyakit penyerta serosis hepatitis.

Selanjutnya laki-laki usia 56 tahun asal Desa Kediri, mulai sakit 24 Januari dengan penyakit penyerta paru-paru. Pasien ketiga laki-laki usia 77 tahun alamat desa Delod Peken, penyakit penyerta bronkhitis. Keempat, perempuan usia 100 tahun alamat Desa Belayu, Marga dengan penyakit penyerta stroke.

Baca juga:  PPKM Diperpanjang, Tabanan Susun Skema Baru Pengetatan Awasi Prokes

“Dari data yang kami himpun, selain empat pasien meninggal, tambahan kasus 41, dan dinyatakan sembuh 23 orang,” beber Koordinator bidang informasi publik, Putu Dian Setiawan.

Secara akumulasi hingga Kamis, total kasus sebanyak 3.103. Jumlah pasien sembuh 2.623 orang, dalam perawatan 396 dan meninggal 84 orang. (Puspawati/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.