Pembobol toko ditembak polisi karena melawan. (BP/Istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Dalam situasi dampak COVID-19 kriminalitas meningkat. Tapi Tim Resmob Polresta Denpasar berhasil melakukan pengungkapan. Pada Kamis (14/5), Tim Resmob dipimpin Kanit I (Jatanras) Iptu Made Putra Yudhistira didampingi Panit II Iptu Ngurah Eka Wisada meringkus garong spesialis toko HP, Nur Hasan (34) di wilayah Kuta.

Karena melakukan perlawanan, polisi terpaksa menembak kedua kaki pelaku. Penangkapan itu, kata sumber pada Jumat (15/5) berdasarkan laporan Zulyaden Hasibuan (42), karyawan Toko Pasar Pulsa di Jalan Raya Pemogan, Denpasar Selatan, Rabu (22/4). Dilaporkan hilang 14 unit HP berbagai merk dan kerugiannya Rp 29.790.000.

Baca juga:  Di Denpasar, Pelipatan Surat Suara DPR Libatkan 130 Orang

“Modusnya memotong kunci engsel dan kunci gembok rolling door toko. Saat pelapor (Zulyaden) tiba di TKP, barang-barang berantakan dan kaca rak aksesoris HP pecah. Pintu etalase terbuka dan 14 HP hilang,” tegas sumber.

Berdasarkan laporan itu, Tim Resmob dipimpin Iptu Yudhistira dan Iptu Ngurah Eka melakukan pengecekan CCTV di seputaran TKP. Dari hasil analisa petugas diketahui ciri-ciri pelaku dan sepeda motor digunakannya di wilayah Pemogan.

Baca juga:  Sepuluh Cabor Belum Gelar Piala Wali Kota

Pada Kamis (14/5) pukul 18.30 Wita pelaku ditangkap saat jalan kaki melintas di Jalan Sempati, Tuban, Kuta, depan Warung Artis. “Pelaku juga beraksi di Angel Cell di Jalan Raya Sesetan dan Bali Jaya Cell di Jalan Waturenggong, serta percobaan di Siang Karya Cell di Jalan Blambangan. HP hasil curian dijual dan uangnya dipakai biaya hidup sehari-hari,” tegasnya.

Kasubbag Humas Polresta Denpasar Iptu I Ketut Sukadi saat dikonfirmasi mengatakan akan koordinasi dengan Satreskrim Polresta Denpasar. (Kerta Negara/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.