Pelaku
Ilustrasi. (BP/dok)

DENPASAR, BALIPOST.com –┬áSecara bertahap, narapidana yang sudah menjalani 2/3 masa penahanan dari vonis yang diterima, mulai bebas. Bebas berdasarkan surat Menteri Hukum dan HAM RI, Yasonna H. Laoly, yang mengeluarkan keputusan No. M.HH-19.PK.01.04.04 tahun 2020, tentang Pengeluaran dan Pembebasan Narapidana dan Anak melalui Asimilasi dan Integrasi dalam Rangka Pencegahan dan Penanggulangan Penyebaran Covid-19.

Per Kamis (2/4), ada 207 narapidana yang bebas di Bali. Hal itu dibenarkan Humas Kemenkumham Bali, Putu Surya Dharma. Dan dari jumlah itu, sambung dia, tidak ada orang asing.

Baca juga:  Batal Banding, Pemotong Kaki Istri Terima Diganjar 8 Tahun

Rinciannya narapidana yang bebas adalah dari LP Kerobokan 40 orang, LP Perempuan 13 orang, LP Narkotika Bangli 28 orang, LP Tabanan 28 orang, LP Singaraja 29 orang, LP Karangasem 7 orang, Rumah Tahanan Negara 29 orang, Rumah Tahanan Bangli lima orang,
Rutan Gianyar 22 orang, Rutan Klungkung 6 orang dan nihil bebas di LPKA Karangasem. (Miasa/balipost)

BAGIKAN