Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto menjadi Irup Bendera di Lapangan Praja Raksaka, Kepaon, Denpasar Selatan. (BP/ist)

DENPASAR, BALIPOST.com – TNI siaga terkait cuaca ekstrem yang disusul terjadinya bencana. Apalagi bencana dapat terjadi sewaktu-waktu karena posisi geografis Indonesia dan perubahan iklim global. Hal itu disampaikan Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto saat membacakan sambutan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto ketika menjadi Irup Bendera di Lapangan Praja Raksaka Kepaon, Denpasar Selatan, Jumat (17/1).

Tuntutan kesiagaan tersebut terbukti saat terjadi bencana alam di beberapa daerah pada pergantian tahun. Oleh karena itu, rencana kontinjensi harus dimiliki, dilatih dan koordinasikan. Demikian pula berbagai upaya pencegahan sebagaimana ditekankan oleh Presiden Joko Widodo. Termasuk menyikapi permasalahan di laut Natuna Utara dan separatisme di Papua.

Baca juga:  Jelang Nataru, Kodim Badung Petakan Wilayah Rawan

Oleh sebab itulah pengembangan organisasi TNI dengan mengedepankan pendekatan Tri Matra terpadu mulai dijalankan. Demikian pula sinergi dan kerja sama erat dengan instansi terkait akan terus dilaksanakan. “Tahun 2020 ini kita akan mengawal dan menyukseskan Pilkada Serentak di 270 wilayah. Kita bertekad menjamin agar pesta demokrasi tersebut berjalan aman, lancar dan sukses,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya diharapkan agar selalu mengadakan koordinasi atau bersinergi, baik dalam intern satuan, institusi TNI maupun dengan pemerintah. Dengan demikian tercipta hubungan kerja yang harmonis. (Ngurah Kertanegara/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.