GIANYAR, BALIPOST.com – Pandemi Covid -19 telah berdampak signifikan terhadap merosotnya perokonomian Bali. Menyikapi kondisi ini, seluruh komponen masyarakat hingga pemerintah diajak untuk secara bersama membangkitkan ekonomi, dengan didukung Lembaga Perkreditan Desa (LPD). Hal ini terungkap dalam wawancara khusus Bali Post Talk dengan Ketua BKS LPD Bali I Nyoman Cendikiawan, pada Kamis (6/8).

Cendikiawan mengakui untuk menyikapi kebangkitan ekonomi Bali ditengah pandemi memang terasa sulit. Namun hal ini tetap mungkin bila ada dukungan penuh dari seluruh komponen masyarakat Bali. “Kita dari awal komitmen dalam memajukan LPD, salah satunya ini membangkitkan ekonomi, khususnya dalam keadaan seperti sekarang. Sekarang dalam keadaan terpuruk, sekarang ini peran kita membantu krama, hanya situasinnya agak berbeda,“ katanya.

Baca juga:  Kemenhub Susun Protap Penanggulangan Tumpahan Minyak

Diakui ditengah kondisi pandemi ini, sejak beberapa bulan lalu LPD sudah berupa mengambil peran. Muali dari keringanan bunga untuk krama, hingga bantuan sembako untuk krama yang terdampak pandemi Covid- 19. “Kita juga mengikuti ketentuan perbankan berupa rileksasi hingga kemudahan-kemudahan, termasuk bantuan kepada krama. Banyak LPD sudah melakukan pembaggian bantuan sembako, yang intinya untuk membantu krama yang sedang kesulitan,“ ucapnya.

Lebih spesifik pihaknya komitmen membantu pengembangan perekonomian masyarakat desa adat, upaya ini dilakukan dengan mendukung pengembangan produk lokal Bali. Upaya ini penting dilakukan guna memastikan perputaran ekonomi di desa. “Pasar desa adat hingga krama yang punya industri online itu kita bantu, untuk permodalan dengan bunga yang relatif lebih rendah, “ katanya.

Baca juga:  Hari Ini, Ada 2 Kabupaten Tak Tambah Kasus COVID-19

Cendikiawan juga menjabarkan data per Mei 2020 di Bali ada 1.435 LPD, dengan karyawan 8.134 orang, nilai aset Rp 24,3 Triliun, deposito Rp 11 Triliun, kredit Rp 16,2 triliun.

Cendikiawan juga mengakui ribuan LPD yang ada di Bali juga merasakan dampak signifikan dari pandemi covid 19. Karena itu untuk tetap menjaga eksistensi LPD, pihaknya mengharap dukup seluruh krama Bali. “Karena ini milik desa adat, mari warga desa ikut menjaga, kalau mau menjaga kan kita harus memajukan, sekali lagi disini juga butuh peran pemerintah, beserta pihak terkaita lainya itu sangat diperlukan membangun LPD ini, “ tandasnya.

Baca juga:  ODGJ Ngamuk dan Kunci Diri di Kamar, Satpol PP Amankan Lewat Jendela

I Wayan Artana Ketua LPD Padang Tegal dan juga Ketua BKS LPD Kabuapten Gianyar menyikapi pandemi yang ada sekarang ini pihaknya sudah menyiapkan sejumlah kebijakan yang sudah dibahas dengan prajuru desa adat. “ LPD kami harapkan bisa menumbuh kembangkan ekonomi di pedesaan dan kami siap melakukan perubahan agar bisa menghadapi situasi ini, “ katanya.

I.B. Temaja selaku dewan pertimbangan BKS LPD Bali mengajak semua komponen bergandeng tangan menghadapi pademi ini. Pihaknya juga akan berupaya memaksimalkan peran LPD dalam mengembangkan ekonomi. “ Kita berupaya membantu masyarakat tanpa keluar dari rambu-rambu LPD, dan kita tetap berkomitmen, caranya laksanakan sesuai kesepakatan di masing-masing desa adat, “ imbuhnya. (Manik Astajaya/Balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.