
DENPASAR, BALIPOST.com – Kapolda Bali, Irjen. Pol. Daniel Adityajaya menegaskan pentingnya sinergi antara Polri dan masyarakat adat, khususnya pecalang, dalam menjaga keamanan dan ketertiban wilayah Bali saat pelaksanaan kegiatan adat dan keagamaan.
Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Gelar Agung Pecalang Bali 2026 di Lapangan Puputan Margarana Niti Mandala Renon, Denpasar, Sabtu (7/3). Kegiatan ini digelar sebagai bentuk kesiapsiagaan menjelang Hari Suci Nyepi Caka 1948 yang tahun ini berdekatan dengan malam takbiran Idul Fitri 1447 Hijriah.
Menurutnya, konsep kolaborasi antara Polri dan pecalang merupakan langkah yang sangat baik untuk menjaga kondusivitas Bali, terutama dalam mendukung kelancaran pelaksanaan kegiatan adat di desa-desa.
“Ini konsep yang sangat bagus bagaimana sinergitas antara Polri dengan masyarakat, khususnya pecalang. Mereka memiliki tugas menjaga keamanan saat kegiatan adat berlangsung sehingga bisa berjalan dengan baik dan tertib,” ujarnya saat ditemui dilokasi acara.
Ia menjelaskan, peran pecalang sangat penting karena mereka berada langsung di lingkungan desa adat dan memahami dinamika masyarakat setempat. Dengan kolaborasi bersama aparat keamanan, kegiatan adat dapat berlangsung aman dan kondusif.
Terkait Hari Suci Nyepi yang tahun ini berdekatan dengan perayaan Idul Fitri, Kapolda memastikan situasi tersebut sudah dipikirkan dan direncanakan secara matang oleh seluruh pihak terkait.
“Sudah dipikirkan, sudah direncanakan, dan solusinya juga sudah diambil bersama. Kombinasi pengamanan seperti ini juga pernah dilakukan beberapa kali sebelumnya,” jelasnya.
Ia menambahkan, pengalaman tahun lalu menunjukkan bahwa sinergi antara pecalang dan aparat keamanan mampu membuat dua perayaan keagamaan tersebut berjalan lancar tanpa menimbulkan persoalan berarti.
“Pecalang juga sudah pernah melaksanakan pengamanan seperti ini tahun lalu. Semua bisa berjalan dengan baik, kegiatan kedua-duanya juga lancar dan tidak ada masalah,” tegasnya.
Melalui koordinasi dan kolaborasi tersebut, diharapkan pelaksanaan Nyepi maupun perayaan Idul Fitri di Bali dapat berlangsung aman, tertib, serta tetap menjaga keharmonisan antarumat beragama. (Ketut Winata/balipost)










