
GIANYAR, BALIPOST.com – Pemerintah Kabupaten Gianyar terus bergerak aktif dalam mengurai permasalahan lingkungan sekaligus memperkuat fondasi ekonomi masyarakat. Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Perikanan (DKPKP) Kabupaten Gianyar, I Gusti Agung Sri Widyawati, Selasa (19/5), mengatakan, pengelolaan sampah berbasis sumber memiliki korelasi erat dan berdampak langsung terhadap penguatan ketahanan pangan di tingkat keluarga.
Momentum ini menjadi pemantik penting bagi masyarakat untuk mengubah pola pikir dalam menyikapi sampah rumah tangga. Program ini disinergikan secara harmonis dengan gerakan Aku Hatinya PKK (Amalkan dan Kukuhkan Halaman Asri, Teratur, Indah, dan Nyaman), sebuah gerakan yang memanfaatkan pekarangan rumah untuk produktivitas keluarga.
I Gusti Agung Sri Widyawati menjelaskan bahwa tujuan utama dari pengelolaan sampah berbasis sumber adalah menyelesaikan sengkarut permasalahan sampah langsung dari hulunya, yaitu rumah tangga, dengan cara memilahnya berdasarkan jenis.
“Sampah organik yang dihasilkan dari aktivitas dapur diolah sedemikian rupa agar menjadi pupuk kompos secara mandiri di tingkat rumah tangga,” ujar Sri Widyawati.
Produksi pupuk kompos mandiri inilah yang menjadi jembatan emas menuju ketahanan pangan. Dengan tersedianya pupuk organik gratis di rumah, masyarakat didorong untuk membangun budaya menanam tanaman pangan kebutuhan dasar, seperti cabai, terong, tomat, dan sayur-mayur lainnya di pekarangan masing-masing.
Hubungan sebab-akibat ini dinilai menjadi solusi cerdas di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok di pasar. Dengan memanfaatkan pupuk hasil olahan sampah untuk berkebun, keluarga tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan dapur secara mandiri, tetapi juga berhasil menekan biaya belanja bulanan.
Dalam skala mikro, jika setiap rumah tangga di Kabupaten Gianyar mampu memenuhi kebutuhan sayur dan bumbunya sendiri, maka ketahanan pangan daerah akan terjamin secara alami dari unit terkecil masyarakat.
Sri Widyawati menambahkan melalui integrasi pengelolaan sampah dan program Aku Hatinya PKK ini, Kabupaten Gianyar optimistis dapat menciptakan lingkungan yang lebih bersih sekaligus melahirkan masyarakat yang mandiri secara pangan dan ekonomi. (Wirnaya/balipost)










