Dewan mendampingi tim teknis dari Dinas PUPR dalam melakukan pemeliharaan jalan, salah satunya di ruas Jalan Cemadik, Pesalakan, Desa Pejeng Kangin. (BP/istimewa)

​GIANYAR, BALIPOST.com – Kondisi infrastruktur jalan yang rusak dan berlubang di sejumlah titik di Kabupaten Gianyar mendapat perhatian serius dari kalangan legislatif. Wakil Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Gianyar, Dewa Gede Agung Pastika, Jumat (8/5), mendesak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk lebih proaktif melakukan perawatan rutin guna menjamin keselamatan warga.

​Pria yang akrab disapa Degung Melayang ini menegaskan bahwa penambalan jalan merupakan solusi jangka pendek yang sangat efektif dan mendesak.

Baca juga:  2026, Gianyar Alokasikan Rp200 Miliar untuk Infrastruktur Jalan

Menurutnya, membiarkan jalan berlubang terlalu lama tidak hanya mengganggu kenyamanan mobilitas, tetapi juga sangat membahayakan keselamatan para pengguna jalan.

​”Kegiatan pemeliharaan rutin itu sangat krusial. Kita ingin memastikan seluruh ruas jalan di Gianyar tetap dalam kondisi prima agar mobilitas masyarakat tidak terhambat dan risiko kecelakaan bisa diminimalisir,” ujarnya.

​Sebagai bentuk komitmen nyata, Degung Melayang turun langsung mendampingi tim teknis dari Dinas PUPR dalam melakukan pemeliharaan jalan, salah satunya di ruas Jalan Cemadik, Pesalakan, Desa Pejeng Kangin. Langkah jemput bola ini diambil untuk memastikan laporan warga mengenai titik-titik kerusakan segera mendapatkan penanganan teknis yang tepat.

Baca juga:  Kasus Joged Porno, Panitia dan Penari Joged Diperiksa Polisi

​Ia menambahkan bahwa sinergi antara legislatif sebagai penyerap aspirasi dan eksekutif sebagai pelaksana di lapangan adalah kunci utama dalam percepatan perbaikan infrastruktur di Kabupaten Gianyar.

Selain menuntut kesigapan pemerintah, politisi PDI Perjuangan ini juga menitipkan pesan penting bagi masyarakat luas. Ia mengajak warga Gianyar untuk menumbuhkan rasa memiliki dan tanggung jawab bersama terhadap fasilitas publik.

​”Pemerintah memang wajib melakukan pemeliharaan, namun kami juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjaga jalan yang sudah diperbaiki. Jangan membuang limbah cair sembarangan ke badan jalan atau melakukan tindakan yang bisa mempercepat kerusakan aspal,” pungkasnya. (Wirnaya/balipost)

Baca juga:  Diduga Tersetrum, Buruh Ditemukan Tewas

 

BAGIKAN