
DENPASAR, BALIPOST.com – Di Kota Denpasar, sekitar 65 kilometer jalan menunggu perbaikan. Tahun ini perbaikan akan menyasar 15,6 kilometer yang terbagi atas 10 paket. Perbaikan dilakukan secara bertahap, menyesuaikan kemampuan anggaran daerah.
Menurut Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Denpasar, Ida Ayu Trisuci Arnawati, Sabtu (2/6), tahun ini pihaknya baru mampu merealisasikan penanganan terhadap 10 paket pekerjaan atau sekitar 15,6 kilometer. Ruas jalan yang belum mendapatkan penanganan kurang lebih mencapai 65 kilometer, di antaranya Jalan Kebo Iwa Utara, Jalan Tondano, dan Jalan Batur Sari.
Sementara itu, untuk tahun 2026, Dinas PUPR Denpasar mengalokasikan anggaran sebesar Rp203 miliar untuk perbaikan 10 paket jalan tersebut. Adapun 10 ruas jalan yang mendapat jatah perbaikan yaitu Jalan Tangkuban Perahu, Kecamatan Denpasar Barat, sepanjang 3,38 kilometer dengan pagu anggaran Rp38,96 miliar.
Selanjutnya, perbaikan Jalan Suradipa dan Jalan Tunjung Tutur di Kecamatan Denpasar Utara sepanjang 3,4 kilometer dengan pagu anggaran Rp17,89 miliar.
Kemudian, rekonstruksi jalan dan pembuatan trotoar Jalan Pulau Saelus di Kecamatan Denpasar Selatan sepanjang 1 kilometer dengan pagu anggaran Rp13,4 miliar. Rekonstruksi jalan juga menyasar Jalan Tukad Citarum, Kecamatan Denpasar Selatan, sepanjang 800 meter dengan pagu anggaran Rp4,93 miliar dan rekonstruksi Jalan Buana Kubu di Kecamatan Denpasar Barat, sepanjang 667 meter dengan pagu anggaran Rp6,3 miliar.
Sementara itu, untuk rehabilitasi jalan, tahun ini Dinas PUPR Kota Denpasar menganggarkan rehabilitasi jalan dan penataan pedestrian Jalan Hang Tuah Timur di Kecamatan Denpasar Selatan sepanjang 365 meter dengan pagu anggaran Rp13 miliar. Kemudian, rehabilitasi kawasan Jalan Tukad Badung sepanjang 2.346 meter dengan pagu anggaran Rp10,2 miliar.
Selanjutnya, Jalan Gemitir di Kecamatan Denpasar Timur sepanjang 2.081 meter dengan pagu Rp3,567 miliar.
Rehabilitasi juga menyasar jalan dan penataan kawasan Sanur, Kecamatan Denpasar Selatan. Proyek lanjutan di Jalan Danau Toba ini sepanjang 1,5 kilometer dengan pagu anggaran Rp24,7 miliar. Terakhir, rehabilitasi dan penataan kawasan pusat kota sepanjang 2,5 kilometer dengan pagu anggaran Rp83,85 miliar.
Trisuci menambahkan, saat ini seluruh paket pekerjaan masih dalam tahap proses tender, khususnya untuk pengawasan. Setelah itu, tender fisik akan segera menyusul dengan target pengerjaan paling lambat dimulai pada Juni 2026. (Widiastuti/balipost)










