I Made Rentin AP. (BP/dok)

DENPASAR, BALIPOST.com- Bali diprediksi menghadapi cuaca ekstrem. BPBD Provinsi Bali bersama stakeholder terkait membentuk posko siaga bencana cuaca ekstrem.

Posko ini dibentuk berdasarkan hasil rapat Jumat lalu (10/1), dihadiri OPD Pemprov Bali dan instansi vertikal terkait termasuk Polda Bali dan Korem 163/Wirasatya.

Berbagai hal didiskusikan dalam berbagai permasalahan yang dihadapi di lapangan dalam penanganan kebencanaan. Rapat membahas tentang kesiapan dan kapasitas personil, ketersediaan dan distribusi sarana prasarana dan logistik peralatan.

Baca juga:  Cuaca Ekstrem, Perairan Gianyar Dijaga Ketat

“Ini merupakan bentuk rapat terpadu (lanjutan) dari berbagai stakeholder sebagai tindak lanjut UU No 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana,” jelas Made Rentin, Kalaksa BPBD Provinsi Bali, Minggu (12/1).

Sinergitas antar stakeholders terkait penanggulangan bencana sangat penting, untuk mewujudkan sebuah prosedur tetap yang dipahami oleh masyarakat dan pemerintah seluruhnya di sekitar daerah rawan bencana. Posko Siaga Bencana Cuaca Ekstrem yang dibangun oleh BPBD Provinsi Bali sebagai tempat berkoordinasi dan bertukar informasi khususnya dalam menghadapi kemungkinan bencana.

Baca juga:  Cuaca Ekstrim, Pelayaran Dari Pulau Sapaken ke PPI Sangsit Terhenti

“Kami selalu siap 24 jam di Posko Siaga, bersama rekan-rekan jejaring kebencanaan dalam menghadapi bencana, selalu waspada mengingat hingga saat ini, sudah terjadi 114 kejadian dampak dari cuaca ekstrem yang didominasi pohon tumbang,”  tegasnya.

Posko Siaga Bencana didukung sekurang-kurangnya 9 personil yang menguasai berbagai bahasa asing. Hal ini sangat penting untuk memberikan rasa aman kepada wisatawan dan mempermudah komunikasi pada saat BPBD melakukan penanganan kebencanaan. “Dengan siaga, kita mengharapkan ketika terjadi bencana, keselamatan wisatawan dan masyarakat menjadi prioritas utama,” tegas Made Rentin. (Agung Dharmada/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.