Supervisor RKB Klungkung Ni Ketut Sri Widianti saat memberikan kenang-kenangan kepada Ketut Susanti di hadapan puluhan peserta pelatihan. (BP/gik)

SEMARAPURA, BALIPOST.com – Serangkaian HUT ke-62 Pertamina, Rumah Kreatif BUMN (RKB) Klungkung menggelar pelatihan untuk perajin dan juga pelaku UKM lainnya, Selasa (10/12). Pelatihan itu dipusatkan di Sekretariat RKB Klungkung di Banjar Sangging, Desa Kamasan, Kecamatan Klungkung.

Pelatihan itu tujuannya meningkatkan kompetensi para perajin agar produk-produk yang dihasilkan itu semakin memiliki daya saing, di tengah kompetisi ketat pada era digital ini. Pelatihan itu melibatkan sekitar 30 pelaku UKM. Mereka cukup antusias mengikuti pelatihan yang dibagi dua sesi.

Baca juga:  Turun, Spending Rata-rata Wisman ke Bali

Supervisor RKB Klungkung Ni Ketut Sri Widianti menyampaikan, pelatihan ini menyasar para pelaku UKM, untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas mereka sebagai perajin kain tenun, endek maupun songket. “Pelatihan ini digelar serentak di seluruh Indonesia, serangkaian HUT ke-62 Pertamina. Ada dua poin penting, pertama, pelaku UKM ini semakin mengerti pembukuan. Kedua, mempersiapkan mereka mengurus PIRT. Hal itu memang dibutuhkan sebagai syarat mengajukan kredit ke bank. Misalnya KUR,” katanya.

Baca juga:  BRI dan Pertamina Hadirkan "Free Pertamax Series"

Suryagama dalam paparannya mengatakan, laporan keuangan memegang peran penting untuk mengetahui progres setiap usaha itu. Segala pengeluaran dan pemasukan harus tercatat rapi. Apalagi kalau sudah masuk ke dalam digital marketing.

Model digital marketing itu akan mendekatkan pelaku usaha dengan konsumennya, sehingga pelaku usaha itu bisa meningkatkan nilai produknya. Mereka tidak lagi langsung ke pengepul yang bisa jadi dibeli dengan harga murah. “Kalau pelaku usaha jual produknya, misalnya endek Rp 1 juta ke pengepul. Tetapi, pengepul bisa menjual Rp 3 juta sampai Rp 4 juta ke konsumen. Kenapa perajinnya tidak langsung menjual ke konsumen saja? Kan bisa jadi jauh lebih tinggi nilainya. Itulah pentingnya era digital marketing,” tegasnya mengingatkan. (Adv/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.