pertanian
dok BP
BANGLI, BALIPOST.com – Petugas dari Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan (PKP) Kabupaten Bangli mulai gencar melakukan penyemprotan terhadap kandang babi milik warga di Bangli.

Rabu (15/3), petugas melakukan penyempotan di kawasan LC Uma Bukal, dan Pasar Hewan yang berada di Banjar Gunaksa, Kekurahan Cempaga, Bangli menggunakan desinfektan untuk mengantisifasi munculnya bakteri  Miningitis Streptococcus Suis (MSS).

Kadis Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan (PKP) Bangli I Wayan Sukartana saat di konfirmasi Rabu (15/3) mengatakan penyemprotan yang dilakukan guna mengantisifasi munculnya MSS di Kabupaten Bangli.

Baca juga:  Kasus Kematian Babi Terus Terjadi,  Hasil Lab “Misterius”

Dikatakannya dengan langkah cpat dengan penyempritan yang dilakukan ini, diharapkan babi yang dipelihara oleh para peternak bisa terhindar dari bakteri MSS.

“Pencegahan wajib dilakukan. Jangan sampai baru terjadi kasus kita baru bertindak itu salah. Penyemprotan terus akan kita lakukan menyasar peternak babi. Terutama peternak rumahan yang berada di pemukiman padat termasuk di pasar hewan juga akan melakukan penyemprotan.

Sedangkan bagi peternak yang besar merka sudah memenuhi Standar Oprasional Prosedur (SOP) ketimbang peternak rumahan. Karena faktor dominan munculnya bakteri MSS karena disebebkan sanitasi kebersiahan kandang, ”ucapnya.

Baca juga:  Triwulan IV 2018, Pengadaan Listrik dan Gas Tumbuh Negatif

Dikatakanya, selain melakukan penyemprotan kandang babi, petugas juga langsung mengambil sampel darah babi untuk selanjutnya dilakukan uji lab apakah babi tersebut terjangkis MSS atau tidak. “Setiap penyemprotan yang lakukan di kandang-kandang babi milik warga kita langsung mengambil sampel darah babi ntuk dilakuakn cek lab. Dengan begitu kita tahu apakah babi tesebut terkena MSS atau tidak,”katanya.

Sementara peternak babi di LC Uma Bukal I Wayan Guna Wirata Pihaknya berharap penyemprotan ini bisa terus dilakukan secara rutin. Pasalnya dirinya selaku peternak kecil sangat was-was dengan merebaknya kasus MSS ini di sejumlah daerah di Bali. “Saya harap bakteri MSS tidak sampai menjangkit babi-babi saya termasuk babi milik warga lainnya. Sehingga di Bnagli terindar dari kasus MSS ini,” harap Guna Wirata. (eka prananda/balipost)

Baca juga:  Layani RAFI 2019, Telkomsel Bangun 10.000 BTS Multi-band LTE
BAGIKAN