Kesehatan warga binaan lapas Tabanan dicek dan selalu menjadi perhatian petugas. (BP/istimewa)

SINGASANA, BALIPOST.com – Sebanyak 46 warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tabanan mendapat layanan pemeriksaan kesehatan langsung di blok hunian melalui program Sambang Sehat, Rabu (9/9). Layanan jemput bola ini dilakukan tim medis Lapas Tabanan untuk mendeteksi keluhan kesehatan lebih dini sekaligus memastikan seluruh warga binaan mendapat akses pelayanan kesehatan secara optimal.

Tim medis mendatangi blok hunian dan memberikan pemeriksaan kesehatan serta edukasi mengenai pola hidup sehat. Pelayanan langsung tersebut dinilai penting karena memungkinkan petugas memantau kondisi warga binaan secara lebih dekat tanpa harus menunggu mereka datang ke layanan kesehatan.

Baca juga:  Bupati Suwirta Soroti Disperinaker yang Nihil Usulan Program

Selain pemeriksaan, Sambang Sehat juga menjadi sarana bagi warga binaan untuk menyampaikan berbagai keluhan kesehatan yang dialami. Dengan demikian, gangguan kesehatan yang ditemukan dapat segera ditindaklanjuti sesuai kondisi masing-masing warga binaan.

Kepala Lapas Tabanan, Basuki Raharjo, mengatakan pelayanan kesehatan merupakan bagian penting dalam pemenuhan hak warga binaan. Karena itu, pihaknya berupaya agar layanan tidak hanya tersedia di fasilitas kesehatan Lapas, tetapi juga menjangkau langsung blok hunian.

“Melalui Sambang Sehat, kami ingin memastikan layanan kesehatan dapat menjangkau seluruh warga binaan secara optimal. Kehadiran petugas kesehatan secara langsung di blok hunian merupakan bagian dari komitmen kami untuk memberikan pelayanan yang cepat, mudah diakses, dan berkesinambungan,” ujarnya.

Baca juga:  Kalapas Klungkung Diganti

Kepala Sub Seksi Perawatan Lapas Tabanan, Komang Werdi, menambahkan, pola pelayanan dengan mendatangi langsung blok hunian memberikan ruang bagi petugas untuk melakukan pemantauan secara lebih menyeluruh.

“Melalui Sambang Sehat, kami dapat memantau kondisi kesehatan warga binaan secara langsung sekaligus memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan. Dengan pelayanan yang hadir langsung ke blok hunian, berbagai keluhan kesehatan dapat diketahui lebih cepat sehingga tindak lanjut yang diperlukan dapat segera diberikan,” jelasnya.

Baca juga:  Di Bali, Overkapasitas Hunian Lapas Capai Seratusan Persen

Bagi warga binaan, layanan tersebut juga dinilai memudahkan akses pemeriksaan. Salah seorang warga binaan, Ateng, mengaku terbantu karena tidak harus menunggu lama untuk menyampaikan keluhan kepada petugas medis.

“Kami tidak perlu menunggu lama untuk menyampaikan keluhan kesehatan. Petugas datang langsung ke blok sehingga pemeriksaan menjadi lebih mudah dan kami merasa lebih diperhatikan,” katanya. (Dewi Puspawati/balipost)

 

BAGIKAN