Sebanyak 104 calon Jemaah Haji urus paspor lewat layanan jemput bola.(BP/istimewa)

SINGARAJA, BALIPOST.com – Sebanyak 104 calon jemaah haji memanfaatkan layanan paspor jemput bola (Eazy Passport) yang digelar Kantor Imigrasi Kelas II TPI Singaraja. Pelayanan tersebut dilaksanakan di Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Buleleng dan Kabupaten Jembrana sebagai upaya memudahkan calon jemaah haji menyiapkan dokumen perjalanan menuju Tanah Suci.

Dari 104 calon jemaah haji yang mengikuti layanan tersebut, sebanyak 21 orang melakukan penggantian paspor, sedangkan 83 lainnya mengajukan permohonan paspor baru. Pelayanan dilakukan secara kolektif di luar kantor Imigrasi dengan petugas mendatangi lokasi yang telah ditentukan.

Baca juga:  Dari Penerbangan Perdana Maskapai Internasional Bertambah hingga Imigrasi Catat Peningkatan Pemohon VoA

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Singaraja, Anak Agung Gde Kusuma Putra pada Jumat (21/8) mengatakan layanan Eazy Passport bagi calon jemaah haji merupakan bagian dari upaya menghadirkan pelayanan keimigrasian yang lebih mudah dan dekat dengan masyarakat. Pelayanan ini juga sejalan dengan semangat “Imigrasi untuk Rakyat”.

“Pelayanan ini kami lakukan untuk memastikan masyarakat mendapatkan akses pelayanan keimigrasian yang sesuai dengan kebutuhannya. Selama pelayanan dapat dilakukan secara kolektif dan memenuhi ketentuan, kami siap hadir memberikan pelayanan di lokasi masyarakat,” ujarnya.

Baca juga:  Ribuan Jemaah Hadiri Sholat Iduladha di Masjid Agung Al-A’la

Ia mengatakan, meski pelayanan dilaksanakan di luar kantor, seluruh proses tetap dilakukan sesuai prosedur dan ketentuan keimigrasian. Petugas terlebih dahulu melakukan verifikasi terhadap setiap permohonan untuk memastikan persyaratan administrasi calon jemaah haji terpenuhi.

Selanjutnya, calon jemaah mengikuti tahapan penerbitan paspor, mulai dari pemeriksaan dokumen, pengambilan foto dan data biometrik hingga wawancara. Setiap tahapan dilakukan untuk memastikan data pemohon sesuai dan proses penerbitan paspor berjalan sesuai ketentuan.

Menurut Kusuma Putra, layanan Eazy Passport tidak hanya memberikan kemudahan dari sisi akses, tetapi juga membantu masyarakat yang membutuhkan pelayanan secara kolektif. Dalam hal ini, calon jemaah haji dapat mengurus dokumen perjalanan di lokasi yang telah ditentukan tanpa harus datang secara perorangan ke kantor Imigrasi.

Baca juga:  Karena Sejumlah Faktor Ini, Bali dan 3 Aglomerasi akan Naik Level PPKM

Pelayanan tersebut sekaligus menjadi bagian dari persiapan administrasi calon jemaah haji sebelum keberangkatan ke Tanah Suci. Dengan dokumen perjalanan yang telah dipersiapkan sejak awal, proses persiapan keberangkatan diharapkan dapat berjalan lebih lancar.

“Pendekatan pelayanan langsung ke masyarakat ini diharapkan dapat memperluas akses sekaligus memberikan pengalaman pelayanan keimigrasian yang cepat, mudah dan humanis,” imbuhnya. (Yuda/balipost)

 

BAGIKAN