Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Bangli mulai menjalani pemusatan latihan di Rumah Sakit Manah Shanti Mahottama Kabupaten Bangli, Sabtu (8/8). (BP/Ina)

BANGLI, BALIPOST.com – Sebanyak 60 calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Bangli mulai menjalani pemusatan latihan di Rumah Sakit Manah Shanti Mahottama Kabupaten Bangli, Sabtu (8/8). Di sana mereka akan digembleng untuk persiapan pengibaran Bendera Merah Putih pada Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Pemusatan latihan dijadwalkan berlangsung selama 10 hari hingga 18 Agustus mendatang. Selama pelaksanaan tersebut para calon paskibraka akan menjalani pelatihan intensif tidak hanya formasi baris berbaris dan pengibaran bendera namun juga pembentukan mental dan karakter.

Baca juga:  Jelang Krui dan Nias Pro, Timnas Surfing Latihan Fisik di Bali

Sekretaris Daerah (Sekda) Bangli, Dewa Bagus Riana Putra menekankan tiga nilai utama yang ditanamkan selama proses pelatihan, yakni disiplin, jiwa nasionalisme, dan jiwa kebersamaan. Menurutnya, ketiga poin tersebut menjadi fondasi penting dalam pembentukan karakter, sikap, serta etika para peserta.

Riana mengatakan ia melihat sudah ada perubahan sikap dari para peserta meski baru menjalani pelatihan beberapa hari. Perubahan tersebut terlihat dari tata cara duduk, etika, hingga kedisiplinan yang makin tertata.

“Artinya baru sekian hari pelatihan sudah merubah attitude, dari yang awalnya anak SMA masih kosong, selama beberapa hari sudah terbentuk karakter, yang memiliki rasa disiplin dan jiwa nasionalisme. Tentunya ini akan menjadi efek positif terhadap anak-anak kedepan,” ujarnya.

Baca juga:  Buleleng Laporkan 15 Kasus COVID-19 Baru, 10 Diantaranya Ada di Kecamatan Ini

Pihaknya berharap para calon paskibraka dapat bertugas secara maksimal dan sukses mengibarkan Bendera Merah Putih pada 17 Agustus mendatang.

Sementara itu Kepala Kesbangpol Kabupaten Bangli, I Ngurah Juli Adi Saputra, mengatakan bahwa seluruh peserta akan menjalani agenda padat setiap harinya. Latihan baris berbaris dengan formasi pasukan 8, 17, dan 45 dipusatkan di Alun-Alun Bangli. Kemudian pada malam hari, para calon paskibraka diberikan sosialisasi, pembinaan mental dan spiritual dan wawasan kebangsaan dengan menghadirkan berbagai narasumber dari Densus 88, Kejaksaan, Kepolisian, dan Kodim.

Baca juga:  Sepuluh Tahanan Digeser ke Bangli

“Mudah-mudahan dengan kegiatan ini kita mampu menciptakan, menelorkan generasi muda yang benar-benar memiliki wawasan kebangsaan dan rasa nasionalisme tinggi Mereka ini adalah pilihan dari ribuan siswa/anak yang berkeinginan menjadi calon paskibraka,” jelasnya. (Dayu Swasrina/balipost)

 

BAGIKAN