
MANGUPURA, BALIPOST.com – Pemilihan Perbekel (Pilkel) Serentak di Desa Sobangan, lBadung, dipastikan berlangsung dengan dua calon. Perpanjangan pendaftaran membuka peluang bagi petahana I Ketut Tirtayasa untuk ikut bertarung.
Penetapan calon dijadwalkan pada 1 Oktober 2026. Penetapan ini menjadi tahapan penting sebelum para calon memasuki rangkaian berikutnya menuju hari pencoblosan.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Badung, Komang Budi Argawa, mengatakan Desa Sobangan sebelumnya hanya memiliki satu bakal calon, yakni I Wayan Karmita. Kondisi tersebut membuat pemerintah harus memperpanjang masa pendaftaran.
Dalam masa perpanjangan tersebut, petahana Perbekel Sobangan, I Ketut Tirtayasa, turut mendaftarkan diri. Dengan tambahan tersebut, Sobangan kini memiliki dua bakal calon dan tidak lagi berada dalam kondisi calon tunggal. “Khusus di Desa Sobangan yang diperpanjang. Ada dua tahapan perpanjangan, dan rencananya ditetapkan 1 Oktober mendatang,” kata Budi pada Selasa (29/9).
Komang menjelaskan, tahapan perpanjangan pendaftaran calon Perbekel dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama berlangsung pada 23 Agustus hingga 6 September 2026. Karena pada perpanjangan tahap pertama sudah terdapat calon yang mendaftar, pemerintah tidak melanjutkan perpanjangan tahap kedua yang sejatinya dijadwalkan pada 2 hingga 11 Oktober 2026.
Selanjutnya, proses diarahkan pada verifikasi dan penetapan calon sesuai ketentuan Pilkel Serentak Kabupaten Badung. “Hanya Desa Sobangan saja yang mundur penetapan calonnya. Kalau Desa Baha dan Munggu sudah dilaksanakan September lalu. Nah, Sobangan ini yang dijadwalkan 1 Oktober,” katanya.
Sebelumnya, proses verifikasi bakal calon telah berlangsung sejak 29 Juli hingga 22 Agustus 2026. Setelah calon resmi ditetapkan, tahapan Pilkel Sobangan akan berlanjut dengan pengundian nomor urut, kampanye, masa tenang, hingga pencoblosan.
Pengundian nomor urut dijadwalkan berlangsung pada 6 November 2026. Selanjutnya, para calon akan menjalani masa kampanye pada 11-13 November. Setelah kampanye berakhir, masyarakat memasuki masa tenang pada 14-16 November. Puncak pelaksanaan Pilkel Serentak di Desa Sobangan dijadwalkan berlangsung pada 17 November 2026.
Dengan ditetapkannya dua calon pada 1 Oktober mendatang, persaingan menuju kursi Perbekel Sobangan akan memasuki tahapan yang lebih konkret. Masyarakat selanjutnya akan memiliki dua pilihan dalam menentukan calon pemimpin desa untuk periode berikutnya. (Parwata/balipost)










