Proyek perbaikan Jalan Suradipa, Denpasar. (BP/istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Tahun ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengerjakan 10 paket perbaikan jalan dan drainase. Dari 10 paket tersebut, progres tertinggi yakni Jalan Suradipa, Denpasar Utara, yang mencapai 35 persen dan sudah masuk tahap pengaspalan.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Denpasar, Ida Ayu Trisuci Arnawati, Rabu (26/8), mengatakan, rata-rata progres pengerjaan jalan di beberapa titik telah mencapai 20 hingga 30 persen. Proyek Jalan Suradipa memiliki progres tertinggi yang sudah masuk tahap pengaspalan di beberapa ruas.

Trisuci mengungkapkan, adanya perbedaan realisasi fisik pengerjaan jalan ini dipengaruhi oleh waktu penandatanganan kontrak kerja yang berbeda dari Juni hingga Juli. “Rata-rata progres saat ini berada di angka 20 hingga 30 persen. Namun, untuk paket pekerjaan dengan kontrak belakangan, progresnya kemungkinan masih di bawah 10 persen,” ujarnya.

Baca juga:  Bertransaksi Kripto hingga Berperilaku Tak Pantas, Gubernur Koster Tindak Tegas Wisman "Nakal"

Untuk progres di Jalan Suradipa, kata dia, pekerjaan pemasangan saluran drainase dan pengaspalan jalan di kawasan tersebut sudah mulai dilakukan, khususnya di sisi barat, meski pengerjaan belum mencakup seluruh ruas. Sementara itu, untuk ruas jalan lain pengerjaannya masih berfokus pada penataan drainase.

Jalan Citarum dan Jalan Tukad Badung saat ini masuk tahap perbaikan dan pembangunan saluran drainase. Sementara, untuk Jalan Danau Poso, Sanur, realisasi fisik tercatat telah mencapai kisaran 20 persen. Tahapan yang sedang berjalan meliputi pembongkaran saluran, pembersihan, dan penutupan menggunakan plat. “Pekerjaan yang sebelumnya berlangsung di sisi selatan kini beralih ke sisi utara serta mulai merambah ke Jalan Cemara,” paparnya.

Baca juga:  Rusak sejak 2017, Warga Subaya Harapkan Perbaikan Jalan

Penutupan saluran menggunakan batu andesit di kawasan ini diperkirakan baru akan dimulai dalam kurun waktu dua pekan ke depan. Adapun 10 ruas jalan yang dilakukan perbaikan oleh Dinas PUPR tahun ini yakni rekonstruksi atau peningkatan jalan dan pembuatan trotoar Jalan Tangkuban Perahu (utara), Kecamatan Denpasar Barat, sepanjang 3,38 kilometer dengan pagu anggaran Rp38,96 miliar.

Selanjutnya, rekonstruksi jalan kawasan Jalan Suradipa dan Jalan Tunjung Tutur di Kecamatan Denpasar Utara sepanjang 3,4 kilometer dengan pagu anggaran Rp17,89 miliar. Kemudian, rekonstruksi jalan dan pembuatan trotoar Jalan Pulau Saelus di Kecamatan Denpasar Selatan sepanjang 1 kilometer dengan pagu anggaran Rp13,4 miliar.

Rekonstruksi jalan juga menyasar Jalan Tukad Citarum, Kecamatan Denpasar Selatan, sepanjang 800 meter dengan pagu anggaran Rp4,93 miliar. Selain itu, rekonstruksi turut menyasar kawasan Jalan Buana Kubu di Kecamatan Denpasar Barat sepanjang 667 meter dengan pagu anggaran Rp6,3 miliar.

Baca juga:  Operasi Gaktibplin Temukan Puluhan Polisi Melanggar

Rehabilitasi jalan dan penataan pedestrian Kawasan Jalan Hang Tuah Timur di Kecamatan Denpasar Selatan sepanjang 365 meter dengan pagu anggaran Rp13 miliar. Kemudian, rehabilitasi kawasan Jalan Tukad Badung sepanjang 2.346 meter dengan pagu anggaran Rp10,2 miliar.

Selanjutnya, rehabilitasi Jalan Gemitir di Kecamatan Denpasar Timur sepanjang 2.081 meter dengan pagu Rp3,567 miliar. Proyek lanjutan di Jalan Danau Toba sepanjang 1,5 kilometer dengan pagu anggaran Rp24,7 miliar. Terakhir, rehabilitasi dan penataan kawasan pusat kota sepanjang 2,5 kilometer dengan pagu anggaran Rp83,85 miliar. (Widiastuti/bisnisbali)

BAGIKAN