
BANGLI, BALIPOST.com – Pemerintah Kabupaten Bangli mengalokasikan dana Rp 3,5 miliar untuk perbaikan jalan di beberapa titik. Anggaran ini diperoleh melalui pergeseran belanja daerah, salah satunya perjalanan dinas.
Sekda Bangli, I Dewa Bagus Riana Putra, mengungkapkan bahwa dana tersebut akan digunakan untuk menangani kerusakan jalan di enam lokasi, di antaranya jalan di Juwuk Bali, Kembang Merta, Satra, Sidawa dan beberapa lokasi lainnya.
Dijelaskan bahwa anggaran Rp 3,5 miliar tersebut bersumber dari hasil pergeseran belanja daerah yakni Perjalanan dinas eksekutif dan Belanja Tidak Terduga (BTT). Meskipun kebutuhan anggaran perbaikan jalan secara total jauh lebih besar, pemkab Bangli mendahulukan enam titik tersebut karena dianggap urgen.
Perbaikan jalan di keenam titik tersebut dipastikan akan segera dilaksanakan. Riana mengatakan saat ini rencana perbaikan sudah berproses. “Sudah berproses semua,” tegasnya.
Sebagaimana yang diketahui beberapa ruas jalan di Bangli mengalami kerusakan. Salah satunya jalan yang menghubungkan Banjar Penatahan dan Banjar Juwuk Bali di Desa Susut tersebut jebol sejak akhir tahun lalu. Kerusakannya terus bertambah parah. Jalan yang sebelumnya hanya jebol sebagian, kini telah putus total. Seluruh aspal ambrol ke jurang.
Kepala Dusun Juwuk Bali Wayan Yudiana dikonfirmasi belum lama ini membenarkan bahwa kerusakan jalan tersebut bertambah parah setelah diguyur hujan Minggu (11/1). “Sebelumnya warga masih bisa lewat jalan kaki di pinggiran itu. Sekarang sudah tidak bisa dilalui sama sekali,”ungkapnya.
Putusnya jalan tersebut selama ini berdampak terhadap aktifitas harian masyarakat di kedua Banjar. Yudana mengatakan warga kini harus memutar jauh melewati jalan alternatif ke wilayah Sala, Desa Abuan. “Dampaknya terutama pada anak-anak yang sekolah ke SD 3 Penatahan. Demikian juga warga Penatahan yang sawahnya ada di Juwuk Bali jadi harus memutar lebih jauh,” ujarnya.
Pihaknya berharap jalan putus tersebut bisa segera mendapat penanganan dari pemerintah. “Harapan kami bisa segera ditangani,” harapnya. (Dayu Swasrina/balipost)










