
AMLAPURA, BALIPOST.com – Pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD 2026 terus berjalan. Jika sebelumnya RKPD telah berjalan sejumlah kecamatan, kali ini musrenbang dilaksanakan di Kecamatan Rendang, pada Kamis (26/2).
Dalam Musrenbang tersebut, muncul berbagai usulan dari desa, mulai dari perbaikan akses jalan hingga penguatan TPS 3R.
Wakil Bupati Karangasem, Pandu Prapanca Lagosa mengungkapkan musrenbang tingkat kecamatan merupakan tahapan sangat penting untuk memastikan usulan benar-benar lahir dari kebutuhan masyarakat.
“Pola yang kami terapkan adalah aspirasi yang benar-benar dari bawah, dari desa, kecamatan hingga kabupaten. Kami berharap delapan kecamatan mengedepankan skala prioritas sesuai potensi dan karakteristik wilayah masing-masing,” ucap Pandu.
Pandu mengatakan, kalau di setiap kecamatan memiliki kondisi geografis dan demografis yang berbeda, sehingga pembangunan tidak bisa diseragamkan antara satu kecamatan dengan kecamatan yang lainnya. “Prinsip dasar kami membangun adalah dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat,” katanya.
Terkait dengan permasalahan sampah, Pandu menekankan, pentingnya penanganan sampah dari hulu, dimulai dari kesadaran rumah tangga.
“Palemahan kita harus kita jaga bersama. Mulailah menata sampah dari keluarga, pilah dari rumah tangga. Ketika desa mengusulkan pengelolaan sampah, tentu itu akan menjadi perhatian serius karena ini menyangkut wajah lingkungan dan masa depan pariwisata kita,” ujarnya.
Dia menjelaskan, selain penguatan TPS 3R, pemerintah daerah juga menyoroti pentingnya infrastruktur jalan, layanan air bersih, pendidikan, dan kesehatan sebagai fondasi pengentasan kemiskinan.
“Kami terus berkomunikasi dengan pemerintah provinsi dan pusat untuk menarik anggaran demi percepatan pembangunan infrastruktur dasar,” tegasnya. (Eka Parananda/balipost)










